p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Wanatani
Andi Safitir Sacita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Berbagai Dosis Mikoriza terhadap Perakaran dan Produksi Tanaman Terong Ungu (Solanum melongena L.) Andi Safitir Sacita; Idul Jibrul
Wanatani Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jip.v3i2.187

Abstract

Mikoriza merupakan jamur yang memiliki peran simbiotik dengan tanaman khususnya pada bagian perakaran. Mikoriza dapat membantu meningkatkan penyerapan air dan nutrisi pada tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai dosis aplikasi mikoriza terhadap kondisi perakaran dan produksi pada tanaman terong ungu. Penelitian dilakukan di lahan percobaan Fakultas Pertanian UNCP pada bulan Oktober – Desember 2022. Penelitian ini menggunakan RAK (Rancangan Acak Kelompok) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Taraf perlakuan yang diberikan yaitu, P0= kontrol (tanpa pemberian mikoriza) dan beberapa dosis aplikasi mikoriza yaitu P1= 9 gram/ tanaman, P2=12 gram/tanaman, P3= 15 gram/ tanaman, P4= 18/ tanaman, dan P5= 21 gram/ tanaman. Parameter yang diamati yaitu bobot akar, jumlah buah, dan bobot buah per tanaman. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian mikoriza memberikan pengaruh nyata terhadap bobot akar tanaman terong dan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah buah dan bobot buah. Perlakuan terbaik ditunjukkan pada perlakuan P5 yaitu aplikasi mikoriza 21 gram/ tanaman untuk keseluruhan parameter pengamatan. Meskipun aplikasi mikoriza tidak memberikan pengaruh nyata secara analisis statistik pada komponen produksi, namun tanaman terong yang diberi mikoriza menunjukkan produksi yang lebih tinggi dibandingkan yang tidak diberikan mikoriza
Efektivitas PGPR Akar Bambu dan Arang Sekam Padi Untuk Memacu Pertumbuhan dan Meningkatkan Produksi Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) Andi Safitir Sacita; Hafsi
Wanatani Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jip.v4i1.252

Abstract

Rhizobacteria merupakan bakteri yang hidup dan mengkolonisasi pada perakaran tanaman. PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) adalah kelompok bakteri perakaran yang memiliki efek menguntungkan bagi tanaman. Salah satu tanaman yang bersimbiosis dengan bakteri perakaran yaitu tanaman bambu sehingga akar tanaman bambu dapat dijadikan sebagai biang untuk pembuatan PGPR. Sementara itu, arang sekam padi merupakan hasil pembakaran sekam padi yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesuburan media tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pengaplikasian PGPR akar bambu dan arang sekam padi dalam memacu pertumbuhan dan meningkatkan produksi pada tanaman kacang panjang. Penelitian ini dilaksanakan di lahan Kampus II Fakultas Pertanian UNCP pada bulan Juli- September tahun 2023. Penelitian ini didesain menggunakan RAK (Rancangan Acak Kelompok) dengan 6 perlakuan dan 4 kali ulangan. Perlakuan tersebut antara lain, P0: kontrol (tanpa perlakuan), P1: PGPR 10 ml/l dan sekam 230 gram, P2: PGPR 12,5 ml/l dan sekam 250 gram, P3: PGPR 15 ml/l dan sekam 270 gram, P4: PGPR 17,5 ml/l dan sekam 290 gram, P5: PGPR 20 ml/l dan sekam 310 gram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaplikasian PGPR akar bambu dan arang sekam padi tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat polong tanaman kacang panjang, namun memberikan pengaruh sangat nyata terhadap jumlah polong tanaman kacang panjang. Perlakuan terbaik yaitu PGPR akar bambu 20 ml/l dan arang sekam padi 310 gram karena mampu memacu pertumbuhan dan meningkatkan produksi tanaman kacang panjang.