p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal LOKATARA SARASWATI
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KELOMPOK WANITA KELURAHAN ABIANBASE DALAM PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS SUMBER Shinta Enggar , Maharani; I Made Sastra, Wibawa
LOKATARA SARASWATI Vol 2 No 1 (2023): Lokatara Saraswati: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Bahasa Asing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/lokasaraswati.v2i1.5684

Abstract

Permasalahan sampah merupakan permasalahan yang akan menjadi siklus sebab akibat seiring dengan pertambahan jumlah penduduk. Salah satu penyumbang terbesar produksi sampah baik secara kualitas maupun kuantitas adalah sampah rumah tangga. Pengelolaan sampah rumah tangga menjadi isu penting dalam pengelolaan sampah ke tingkat yang lebih besar, jika permasalahan sampah rumah tangga bisa teratasi maka akan sangat mengurangi beban dalam pengelolaan sampah secara global. Kelompok wanita merupakan kelompok yang berperan penting dalam kehidupan rumah tangga, sehingga diharapkan mampu menjadi penggerak pengelolaan sampah berbasis sumber. Peranan kelompok wanita tidak hanya sebagai aktor pengelola sampah, tetapi yang terlebih penting menjadi agen perubahan di dalam keluarga. Pengabdian bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan peran serta aktif kelompok wanita dalam pengelolaan sampah. Kegiatan dilaksanakan pada Bulan Mei sampai Agustus tahun 2022 di Kelurahan Abianbase, Mengwi, Badung, Bali. Pengabdian mampu meningkatkan pengetahuan kelompok wanita secara signifikan dalam pengetahuan pemilahan, pengolahan, dan penggunaan kembali sampah yang berasal dari sampah rumah tangga. Peran serta aktif kelompok wanita dalam pengelolaan sampah terlihat dari terbentuknya kelompok percontohan pengelolaan sampah yang dikelola secara mandiri dengan pendampingan dari akademisi dan dukungan dari pihak Kelurahan Abianbase.
SOSIALISASI PENGOLAHAN SAMPAH ORGANIK MENJADI ECO ENZYME DAN DEMONSTRASI CARA PEMBUATANNYA I Made Sastra , Wibawa; Shinta Enggar , Maharani
LOKATARA SARASWATI Vol 2 No 1 (2023): Lokatara Saraswati: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Bahasa Asing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/lokasaraswati.v2i1.5685

Abstract

Aktivitas manusia pasti menimbulkan sampah, baik kegiatannya dalam kehidupan rumah tangga maupun kegiatan industri. Sampah merupakan bahan sisa dihasilkan dari kegiatan yang sudah tidak dipergunakan lagi. Berdasarkan jenisnya sampah dibedakan menjadi dua yaitu organik dan anorganik. Sampah organik sisa buah dan sayur dapat diolah menjadi eco enzyme dengan mencampurnya pada gula merah dan air. Eco enzyme ditemukan oleh Dr. Rosukon Poopanvong seorang peneliti dan juga pendiri Asosiasi Pertanian Organik Thailand. Tujuan pembuatan eco enzyme adalah untuk dapat menghasilkan enzyme multi fungsi dan mengurangi pembuangan sampah ke TPA. Kegiatan ini adalah berupa sosialisasi, workshop, dan demo langsung cara pembuatan eco enzyme di Desa Kaba-kaba, Kediri, Tabanan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan langsung demo pembuatan. Beberapa kajian terdahulu tentang eco enzyme adalah sekitar sosialisasi dan workshop saja, tetapi pada kegiatan ini langsung diikuti demo pembuatan, dimana demo merupakan kebaruan dari kegiatan ini. Eco enzyme merupakan permentasi dari sisa buah dan sayur yang dicampur gula merah dalam air minimal selama 3 bulan. Antusiasme masyarakat setelah mendapat penjelasan dan demo, berjanji akan membuat eco enzyme, karena menyadari bahwa dengan membuat eco enzyme kita telah ikut berperan menyelamatkan bumi melalui gaya hidup mengurangi kandungan kimiawi.
PENDAMPINGAN MASYARAKAT PULAU SERANGAN DALAM REHABILITASI HUTAN MANGROVE Ni Luh Putu Mahendra, Dewi; Shinta Enggar , Maharani
LOKATARA SARASWATI Vol 2 No 1 (2023): Lokatara Saraswati: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Bahasa Asing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/lokasaraswati.v2i1.6638

Abstract

Hutan mangrove merupakan komunitas vegetasi pantai tropis yang didominasi oleh jenis pohon mangrove yang berkembang pada daerah pasang surut pantai berlumpur. Ekosistem mangrove mencerminkan hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungan. Hutan mangrove merupakan ekosistem yang unik dan rawan yang memiliki fungsi ekologis sekaligus ekonomis. Dengan semakin bertambahnya jumlah penduduk dan pemukiman, berkembangnya ilmu pengetahuan serta teknologi modern saat ini, beban yang ditanggung hutan mangrove bertambah besar karena adanya intervensi manusia pada ekosistem mangrove. Kegiatan penanaman tanaman mangrove dapat membantu dalam peningkatan ketersediaan oksigen pada lingkungan di sekitarnya, menjaga garis pantai dari abrasi, dan pelestarian ekosistem mangrove. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Taman Hutan Raya Ngurah Rai Desa Serangan Denpasar dengan melakukan penanaman kembali tanaman mangrove jenis Rhizipora sp dengan metode bronjong dan rumpun berjarak pada kawasan. Kegiatan ini membantu mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya kelestarian hutan mangrove demi menekan laju deforestasi hutan mangrove dan peningkatan rasa cinta terhadap lingkungan.