AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan Kabupaten Merangin pasca pemekaran ditinjau dari segi sarana dan prasarana termasuk di dalamnya faktor-faktor serta strategi yang digunakan untuk meningkatkan pembangunan daerah. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan multidimensional. Pendekatan multidimensional adalah suatu pendekatan yang digunakan dengan cara memperhatikan berbagai aspek kehidupan sosial yang turut mempengaruhi proses pertumbuhan dan perkembangan sejarah. Hasil penelitian menunjukkan secara umum bahwa pemekaran belum memberikan dampak positif yang signifikan bagi pengembangan wilayah di Kabupaten Merangin pada periode 1999-2009. Walaupun terjadi peningkatan pada berbagai indikatornya, namun kecenderungan peningkatan yang terjadi dinilai moderat, relatif sama pada periode sebelum pemekaran. Kedepannya pemerintah daerah diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya guna tercapai peningkatan kesejahteraan.Kata Kunci: Pemekaran,KabupatenMerangin AbstractThis study aims to describe the development of Merangin Regency after its expansion in terms of facilities and infrastructure including the factors and strategies used to improve regional development. The research approach used is a theoretical approach by applying a multidimensional approach. The multidimensional approach is an approach that is used by paying attention to various aspects of social life that also influence the process of historical growth and development. The results showed that in general, the expansion had not had a significant positive impact on the development of the Merangin Regency area in the 1999-2009 period. Although there has been an increase in various indicators, the trend of the increase is considered moderate, relatively the same in the period before the expansion. In the future, the regional government is expected to optimize the use of resources in order to achieve increased welfare.Keywords: expansion, Merangin Regency