Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Distribusi Pendapatan Nelayan Pancing Tonda Di Desa Latuhalat Kecamatan Nusaniwe Kewilaa, Deby M
Jurnal Jendela Ilmu Vol 4, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Victory Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34124/ji.v4i2.155

Abstract

Distribusi pendapatan nasional mencerminkan merata atau timpangnya pembagian hasil pembangunan suatu Negara di kalangan penduduknya (Dumairi, 1999). Distribusi pendapatan merupakan kriteria yang mengindikasikan mengenai penyebaran atau pembagian pendapatan atau kekayaan antara penduduk satu dengan yang lain dalam wilayah tertentu ( Sabri et al, 2023). Tingkat pendapatan rata – rata dan ketimpangan distribusi pendapatan dapat mempengaruhi kemiskinan. Untuk merefleksikan ketimpangan pendapatan  yaitu koefisien Gini (Gini Ratio). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi pendapatan nelayan pancing tonda di desa Latuhalat Kecamatan Nusaniwe. Populasi dalam penelitian ini adalah nelayan pemilik dan nelayan buruh pancing tonda di desa Latuhalat Kecamatan Nusaniwe jumlah unit penangkapan sebanyak 20 unit. Untuk pengambilan sampel (respon) dilakukan dengan teknis acak atau Proportionate Stratified Random Sampling. Untuk mengukur distribusi pendapatan nelayan digunakan Koefisien Gini Ratio. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa distribusi pendapatan nelayan pemilik dan nelayan buruh pancing tonda di desa Latuhalat berada pada ketidakmerataan rendah pada Musim Barat (MB) dengan angka Gini 0,19584 untuk nelayan pemilik dan 0,9404 untuk nelayan buruh. Sedangkan pada Musim Timur (MT) dengan angka Gini  0,25468 untuk nelayan pemilik  dan untuk nelayan buruh 0,26756 untuk nelayan buruh.
Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Produksi Perikanan Tangkap Nelayan di Desa Olilit Kecamatan Tanimbar Selatan Kewilaa, Deby M
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i3.25799

Abstract

Faktor – faktor produksi yang dapat mempengaruhi hasil tangkapan perlu diketahui agar dapat dilakukan efisiensi dan efektivitas terhadap faktor input guna menghasilkan output (hasil tangkapan) yang optimal. Dengan demikian diharapkan dapat meningkatkan hasil tangkapan yang diperoleh sehingga kesejahteraan nelayan juga meningkat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh factor-faktor produksi hasil tangkapan terdiri dari investasi, umur,lama waktu pendidikan dan bahan bakar minyak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode wawancara dan survey. Data analisis mengunakan regresi linier berganda. Hasil analisis secara keseluruhan menunjukan bahwa Model regresi linear berganda yang dihasilkan adalah : Y = 133 – 0.180 X1 - 2.31 X2 – 9.123 X3 + 0.006 X4 ,dengan koefisien determinasi sebesar 62,2%. Hal ini berarti semua variabel bebas mempunyai kontribusi secara bersama – sama terhadap variabel terikat sebesar 62,2 % sedangkan sisanya 37,8% dijelaskan oleh faktor – faktor lain diluar dari penelitian ini.
Analisis Tingkat Konsumsi Ikan Segar di Kalangan Masyarakat di Kota Tiakur Kecamatan Moa Kabupaten Maluku Barat Daya Kewilaa, Deby M
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i3.37029

Abstract

Pola konsumsi pangan masyarakat berbeda antarwilayah tergantung dari lingkungannya termasuk sumberdaya alam, budaya setempat dan selera. Semakin tinggi pendidikan seseorang, pengeluaran konsumsinya juga akan semakin tinggi sehingga mempengaruhi pola konsumsi dan hubungannya positif. Pola makan pada dasarnya merupakan konsep budaya, bertalian dengan makanan yang banyak dipengaruhi juga oleh unsur sosial - budaya yang berlaku dalam kelompok masyarakat itu,seperti nilai social, norma sosial dan norma budaya bertalian dengan makanan, makanan apa yang dianggap baik dan tidak baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat konsumsi ikan pada masyarakat dan faktor – faktor yang mempengaruhi konsumsi ikan segar pada masyarakat di Kota Tiakur Kecamatan Moa. Analisa data yang digunakan dalam penelitian ini analisis regresi linear berganda dan analisis deskriptif dilakukan secara kuantitatif. Pengolahan variabel bebas dan variabel terikat menggunakan SPSS ( Statistical Product and Service Solution) untuk mengetahui faktor – faktor yang berpengaruh nyata pada tingkat konsumsi ikan segar di Kota Tiakur Desa Kecamatan Moa. Hasil analisis secara keseluruhan menunjukan bahwa uji koefisien determinasi nilai R square sebesar 0.963. Hal ini berarti semua variabel bebas mempunyai kontribusi secara bersama – sama terhadap variabel terikat sebesar 96,3 % yaitu pendapatan,jumlah anggota keluarga, harga ikan, pendidikan dan umur sedangkan sisanya 6,7% dijelaskan oleh faktor – faktor lain diluar dari penelitian ini. Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda, maka formula tingkat konsumsi ikan yang dihasilkan adalah : Y = 1.409 - 1.413X1 + 1.067 X2 + 9.083 X3 + 0.151 X4+ 0.026X5.