Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruuh Pijat Laktasi Terhadap Peningkatan Produksi ASI Pada Ibu Menyusui DI BPM Rolan DAN BPM Eneng Rambah Hilir Kabupaten Rokan Hulu Bewelli Fahmi, Yuyun; Oktafiana, Alsa; Ermiza, Ermiza; Herawati, Rika
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 10 No. 2 (2022): Maternity And Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v10i2.1397

Abstract

Pijat laktasi pada ibu post partum dapat digunakan sebagai terapi nonfarmakologi untuk merangsang oksitosin untuk mempercepat terjadinya turnover laktasi jika timbul nya laktasi trjadi dengan cepat maka bayi harus mendapatkan asi sebagai nutrisi pertama. Pemeriksaan ASI ekslusif dapat membantu menurunkan angka kematian bayi yang masih tinggi di Indonesia. Rendahnya cakupan asi ekslusif pada bayi di bawah enam bulan salah satunya di sebabkan oleh terhambatnya produki ASI ibu nifas pada hari-hari pertama setelah melahirkan sehingga sebagian besar bayi mendapat susu formula. ui. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen (two group pretest and posttest desain ) dilaksanakan antara bulan mei-juni 2022 dengan deain penelitian purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30 ibu postpartum, dengan sampel sebanyak 30 orang ibu postpartum di wilayah kerja puskesmas rambah hilir,dengan kelompok eksperiment sebanyak 15 orang dan kelompok control sebanyak 15 orang ibu menyusui. hasil uji beda rata-rata independen T test terlihat bahwa nilai p =,000 < 0,05 artinya ada perbedaan rata rata pertambahan volume ASI pada kelompok control yang tidak di beri pemijatan laktasi yaitu kelompok eksperimen dengan nilai mean 115,80 dan kelompok control dengan nilai mean 73,33 artinya 115,80 > 73,33 maka dapat disimpulan bahwa ada peningkatan produksi ASI sebelum dan sesudah di lakukan pijat laktasi Di harapkan ibu nifas dapat mengerti dan menambah pengetahuan serta dapat menerapkannya.
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PENINGKATAN TUMBUH KEMBANG DAN KUALITAS TIDUR BAYI USIA 0-12 BULAN DI POSYANDU CEMPAKA BARU WILAYAH KERJA PUSKESMAS RAMBAH HILIR 1 BEWELLI FAHMI, YUYUN; afrisca sari, kyky; ANDRIANA; ANDRIA
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 11 No. 1 (2023): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v11i1.1421

Abstract

Infancy is a golden period in achieving child growth and development which certainly requires special attention. One of the factors that affect the growth and development of babies is sleep and rest. The purpose of this study was to determine the effect of baby massage on increasing growth and development and sleep quality of infants aged 0-12 months at posyandu cempaka, working area of ​​Puskesmas Rambah downstream I. The type of research used is pre-experimental with a One Group Pretest Posttest approach. The population of this research study is mothers who have babies aged 0-12 months, the sample is 30 people with a sampling technique that is total sampling. The measuring instruments used in this research are weight scales, meters, questionnaires. The statistical test used is the t-dependent test. The results of this study indicate that growth and development and sleep quality before (pre-test) and after (post-test) are given Baby Massage. The results of statistical tests obtained p value = 0.0001 (p < 0.05), it can be concluded that there is a significant difference in growth and development and sleep quality before being given Baby Massage and after being given Baby Massage. Keywords : Baby Massage, Increase Growth And Development, Improve Sleep Quality
PENGARUH PENYULUHAN PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI DI SMK NEGERI 3 RAMBAH Hikmah, Nurul; Bewelli Fahmi, Yuyun
Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health) Vol 4 No 1 (2026): Jannatul Makwa Health : Jurnal Ilmiah Kesehatan (Scientific Journal of Health)
Publisher : AHM Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69886/jmh.v4i1.52

Abstract

Globocan data from 2020 by the World Health Organization (WHO) shows that the number of new breast cancer cases reached 68,858 cases (16.6%) out of a total of 396,914 new cancer cases in Indonesia. One of the appropriate efforts in early detection of breast abnormalities, especially breast cancer, is by performing a breast self-examination. (SADARI). The purpose of this research is to determine the effect of health education on breast self-examination on the knowledge of female adolescents about Breast Self-Examination (SADARI) at SMK Negeri 3 Rambah. The type of research used is experimental research with a pretest-posttest group design approach, which involves conducting a pretest (initial observation), followed by providing counseling to a group, and then conducting a posttest (final observation) using total sampling technique with a sample size of 20 people by administering 20 questions through a questionnaire. Data analysis in this study used the Paired Sample T-Test statistical test. The results showed an influence of counseling on the knowledge of adolescent girls (p value = 0.000 <0.05). This study indicates that counseling has an effect on the knowledge of adolescent girls about breast self-examination (SADARI) at SMK Negeri 3 Rambah. Health counseling about SADARI needs to be continued with a larger number of respondents, especially adolescent girls, as an effort to increase their knowledge about SADARI to detect early signs of lumps or abnormalities in the breasts.
FAKTOR - FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INISIASI MENYUSU DINI DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH ROKAN HULU Wahyuny, Romy; Bewelli Fahmi, Yuyun; Nurkhasanah, Siti; Reviyanti
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 14 No. 1 (2026): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jmn.v14i1.4402

Abstract

Inisiasi Menyusu Dini merupakan kemampuan seorang bayi untuk menyusu sendiri sesaat setelah lahir, yaitu dalam waktu 60 menit atau 1 (satu) jam pertama setelah bayi dilahirkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor - faktor yang mempengaruhi tindakan inisiasi menyusu dini di Rumah Sakit Umum Daerah Rokan Hulu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2023 dengan menggunakan pendekatan cross sectional dimana data yang digunakan merupakan data primer yaitu dengan cara mengisi kuesioner. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Kemudian, data dianalisis secara univariat dan bivariat (uji Chi-Square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memiliki pendidikan terakhir Dasar (33,4%), menengah (33,3%), dan perguruan tinggi (33,3%), pengetahuan cukup (66,3%), mendapatkan dukungan suami/keluarga (73,4%), peran/sikap bidan/tenaga kesehatan (51,7%).tidak terdapat hubungan antara tingkat pendidikan ibu dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini dengan nilai p = 0,117, tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini dengan nilai p = 0,354. Dukungan suami/keluarga dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini bersifat konstan (homogen). Adanya hubungan antara peran bidan/tenaga kesehatan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini dengan nilai p = 0,017. Dapat disimpulkan bahwa tingkat pendidikan dan pengetahuan tidak memiliki hubungan yang bermakna terhadap pelaksanaan inisiasi menyusu dini, dukungan keluarga bersifat konstan dikarenakan semua responden mendapat dukungan keluarga, dan terdapat hubungan yang bermakna antara peran bidan/tenaga kesehatan dengan pelaksanaan inisiasi menyusu dini.