Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dukungan teman sebaya berhubungan dengan tingkat stres belajar siswa Sekolah Menengah Pertama: literature review Puji Rahayu, Prastiwi; Arsita Dewi Ambarwati
Infomasi dan Promosi Kesehatan Vol 2 No 1 (2023): Informasi dan Promosi Kesehatan
Publisher : Sahabat Publikasi Kuu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58439/ipk.v2i1.52

Abstract

Latar belakang: Stres merupakan masalah umum yang terjadi dalam kehidupan manusia. Stres yang dialami oleh remaja salah satunya adalah stres akademik, yaitu stres yang terjadi di lingkungan sekolah atau Pendidikan. Respon terhadap stresor akademik terdiri dari cognitive, behavior, physical, dan affective. Teman sebaya merupakan sumber dukungan emosional penting sepanjang transisi masa remaja, pentingnya teman sebaya bagi remaja ditandai dengan berkembangnya Sosial Cognition atau kemampuan untuk memahami orang lain. Tujuan penelitian: Mengetahui adakah hubungan dukungan teman sebaya dengan tingkat stres belajar siswa SMP melalui penelusuran literature. Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode literature review. Bahan analisa terdiri dari sepuluh jurnal dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa inggris yang dapat diakses full text                                                                            Hasil: Penelitian ini menggunakan sepuluh jurnal nasional dan internasional. Berdasarkan hasil literature review terhadap sepuluh jurnal tentang dukungan teman sebaya dengan stres belajar dapat disimpulkan bahwa dukungan teman sebaya dengan stres belajar terdapat hubungan Kesimpulan: Ada hubungan antara dukungan teman sebaya dengan tingkat stres belajar siswa SMP
Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Stres Remaja Hafidz Qur’an Pondok Pesantren Tahfidz Riyadhul Quran Yogyakarta Nur Khanah; Puji Rahayu, Prastiwi
Infomasi dan Promosi Kesehatan Vol 2 No 2 (2023): Informasi dan Promosi Kesehatan
Publisher : Sahabat Publikasi Kuu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58439/ipk.v2i2.128

Abstract

Latar Belakang: Stres merupakan suatu keadaan dimana seseorang mengalami ketegangan karena adanya kondisi lingkungan yang mempengaruhinya. Tidak terkecuali para Santriyang tinggal di Pondok Pesantren, karena lingkungan yang memiliki peraturan ketat santri merupakan individu yang potensial mengalami stres, stres dapat diturunkanmelalui pemberian terapi relaksasi otot progrsif. Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian terapi relaksasi otot progresif dalam menurunkan stres pada Remaja Hafidz Qur’an. Metode Penelitian: Penelitian pre-eksperimen One Group Pretest-Posttest Desig. Populasi Remaja Hafidz Qur’an. Sampel sebanyak 31 orang teknik pengambilan sampel adalah non-probability sampling. Instrumen DASS 42 berjumlah 14 aitem, menggunakan uji non parametrik yaitu uji wilcoxon. Hasil : Sebelum diberikan intervensi stres sedang 26 orang (83,9%), stres berat 5 orang (16,1%) setelah diberikan intervensi stres berat tidak ada, ringan 26 orang (83,9%), stres sedang 4 orang (12,9%), stres normal 1 orang (3,2%). Dan dilakukan Uji wilcoxon didapatkan hasil Sig (2-tailed) 0.000<0,05. Kesimpulan: Terapi relaksasi otot progresif berpengaruh signifikan dalam menurunkan tingkat stress Remaja Hafidz Qur’an . Saran: diperlukan penelitian lebih lanjut menggunakan metode true eksperimen, agar memberikan kontrol, pengawasan dan screening yang lebih ketat sehingga dapat menghasilkan sesuatu yang baru.
Relationship Between Self-Concept And Self-Cofidence In Young Women At SMPN 1 Manisrenggo Puji Rahayu, Prastiwi
Infomasi dan Promosi Kesehatan Vol 3 No 1 (2024): Informasi dan Promosi Kesehatan
Publisher : Sahabat Publikasi Kuu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58439/ipk.v3i1.233

Abstract

Background: In the development of adolescents, the most important thing to do is to form a self-identity that is obtained from an individual’s understanding of the self-concept they have. Self-concept is the most important thing in the lives of adolescents because self-concept can determine how individuals behave. Individuals with a good self-concept tend to be more optimistic, always have a positive attitude towards everything, and show self-confidence. Confidence is an important factor in determining individual success. Objective: This study aims to determine the relationship between self-concept and self-confidence in young women. Method: This research is a quantitave study with a cross sectional approach. The data collection technique used was purposive sampling with a total of 98 respondents. The instruments used were demographic data questionnaires, self-concept questionnaires and self-confidence questionnaires. The relationship between the two variables was analyzed by kendall tau correlation test. Result: The result showed that there was a relationship in a positive direction between self-concept and self-confidence in young women at SMPN 1 Manisrenggo with p-value of 0,0017. Counclusion: It is hoped that with this research young women can maintain self-confidence, so that young women can find out what has been achieved, set goals, and always think positive. Keywords: Self-Concept, Self-Confidence, Teenage Gril