Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sistem Pengendalian Hama Ulat Grayak (Spodoptera Exigua) di Lahan Bawang Merah Berbasis Pertanian Berkelanjutan pada Kelompok Tani Desa Karanggeger Probolinggo Ekawanti, Azizeh; Kurnia, Nila Rosma Dwi; Arifin, Fauzan Aufa Mahsa; Mahdalena, Laoera Ayu; Mujahidin, Ilham; Novenda, Ika Lia
Jurnal Abdidas Vol. 4 No. 6 (2023): December, Pages 457 - 580
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdidas.v4i6.856

Abstract

Permasalahan mengenai hama bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih menjadi tantangan bagi petani. Hama yang menyerang tanaman bawang merah yaitu hama ulat grayak (Spodoptera exigua). Hama ini menyerang bagian daun dan umbi bawang merah sehingga dapat menurunkan kualitas dan produktivitas bawang merah, sehingga pendapatan petani menurun. Pengendalian yang digunakan oleh petani dalam mengatasi hama ulat grayak (Spodoptera exigua) yaitu dengan memanfaatkan lampu, jaring, dan penggunaan pestisida. Pengendalian ini juga dilakukan oleh mitra kami yaitu Kelompok Tani Desa Karanggeger merupakan perkumpulan para petani di Desa Karanggeger, Kabupaten Probolinggo. Pengendalian yang digunakan oleh petani membutuhkan biaya yang mahal, sehingga petani menginginkan solusi alternatif yang lebih murah. Sistem pertanian berkelanjutan dapat menjadi solusi untuk diterapkan oleh kelompok Tani Desa Karanggeger dengan menggunakan tanaman refugia dan semut rangrang sebagai pengendali hama ulat grayak (Spodoptera exigua). Tanaman refugia ditanam dipematang sawah milik petani sebanyak 177 tanaman dengan luas penampang sawah 80 m. Pengaplikasian semut rangrang pada lahan sebanyak 20 toples dengan satu toples berisi kurang lebih 50 semut rangrang. Menurut hasil wawancara dengan petani, perolehan hasil panen bawang merah mengalami peningkatan dari pada hasil panen sebelumnya.
Analisis perbandingan K-Means, K-Medoids, dan Fuzzy C-Means untuk pengelompokan provinsi di Indonesia berdasarkan produksi padi tahun 2024 Mujahidin, Ilham; Hasanah, Siti Hadijah
Jurnal Statistika dan Sains Data Vol 3, No 1 (2025): Jurnal Statistika dan Sains Data
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jssd.v3i1.25385

Abstract

Padi menjadi salah satu komoditas penting dalam sektor pertanian Indonesia yang berperan krusial dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan pengelompokan terhadap 38 provinsi di Indonesia berdasarkan kemiripan produksi padi guna memahami variasi spasial kinerja pertanian di berbagai provinsi. Dalam analisis ini digunakan tiga metode clustering yaitu K-Means, K-Medoids, dan Fuzzy C-Means. Analisis dilakukan dengan mempertimbangkan dua variabel utama yakni luas panen dan jumlah produksi padi tahun 2024 yang datanya bersumber dari Badan Pusat Statistik. Evaluasi kualitas klaster dilakukan menggunakan Davies-Bouldin Index (DBI). Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa metode K-Means menghasilkan clustering paling optimal dengan memperoleh nilai DBI terendah sebesar 0,276 saat jumlah klaster , dibandingkan dengan K-Medoids (0,279 pada ) dan Fuzzy C-Means (0,285 pada ). Klaster yang terbentuk menunjukkan adanya pemisahan yang jelas antara provinsi dengan tingkat produksi tinggi sampai rendah. Provinsi dengan intensifikasi pertanian tinggi dan kontribusi besar terhadap produksi tergabung dalam klaster utama, sedangkan wilayah dengan keterbatasan sumber daya dan produksi rendah membentuk klaster tersendiri. Beberapa klaster lainnya mencerminkan karakteristik produksi sedang sampai tinggi dengan potensi pengembangan yang bervariasi. Temuan ini mencerminkan adanya keragaman kondisi agrikultur yang dipengaruhi oleh infrastruktur, intensifikasi, serta faktor geografis dan iklim.