Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Methodology of Teaching Qiraat Sab'ah: An Analysis of KH Muhsin Salim's Approach in the Context of Qur'anic Education: Metodologi Pengajaran Qiraat Sab'ah: Analisis Pendekatan KH Muhsin Salim dalam Konteks Pendidikan Al-Qur'an Anami, Ami Muftil; Fasya, Ali
Aqwal: Journal of Qur'an and Hadis Studies Vol 5 No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/aqwal.v5i1.7199

Abstract

Background and Objectives: The science of qiraat began to develop since the time of the Prophet Muhammad. In 1911, qiraat science was introduced in Indonesia by KH Moenawwir after studying in the Middle East. In Jakarta, the science of qiraat sab'ah was spread by KH Muhsin Salim, who learned from Shaykh Abdul Qadir Abdul Adzim Abdul Barri. This study aims to explore KH Muhsin Salim's method in implementing the science of qiraat sab'ah and how he regenerated his students into qiraat experts. Methodology: This study used a qualitative approach with observation, interview, and literature analysis methods. Data were collected from various sources, including books, articles, and interviews with KH Muhsin Salim's students as well as direct observation at Qur'anic education institutions that he founded or taught. Main findings: KH Muhsin Salim used the talaqqi bi al-naẓor method which allowed students to read the Qur'an from writing in the presence of the teacher. This method is considered more practical and allows the spread of qiraat knowledge in Jakarta and its surroundings. Involvement: New insights into effective ways of teaching qiraat sab'ah in the context of modern education as well as KH Muhsin Salim's role in establishing and developing Qur'anic educational institutions. Conclusion: The fundamental role of K.H Muhsin Salim in teaching Qiraat science in the context of modern education using certain methods is a new offer in the context of developing and teaching qira'at science
Melacak Sejarah: Menelusuri Perjalanan Kodifikasi Al-Qur’an Rosyad, Mohammad Ulil; Zarkasyi, Mohammad Fikri; Anami, Ami Muftil
JADID: Journal of Quranic Studies and Islamic Communication Vol. 6 No. 01 (2026): Maret
Publisher : Universitas Kiai Abdullah Faqih (UNKAFA) Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33754/jadid.v6i01.1855

Abstract

Al-Qur’an telah berusia lebih dari seribu tahun dan menjadi bagian integral dari kehidupan umat Islam. Penelitian ini mengkaji perjalanan sejarah kodifikasi Al-Qur’an, dimulai dari masa Nabi Muhammad SAW hingga masa kontemporer. Fokus utama dari penelitian ini adalah pemeliharaan Al-Qur’an, baik melalui hafalan (?ifz dan qir?’?t) maupun tulisan (pencetakan). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan analisis pustaka. Pemeliharaan Al-Qur’an yang dimulai pada masa Nabi Muhammad SAW dan Sahabat, kemudian dilanjutkan pada masa Khulaf?' ar-R?syid?n, mengalami banyak perkembangan. Salah satunya adalah proses kodifikasi yang dilakukan oleh Khalifah Utsman bin Affan dalam menstandarisasi mushaf, serta pengembangan percetakan Al-Qur’an dengan berbagai inovasi untuk memenuhi kebutuhan umat Islam saat ini. Penelitian ini juga membahas kritik terhadap ketidak-konsistenan metode penulisan rasm Usmani dan jawaban dari cendekiawan Islam terhadap tuduhan tersebut. Seiring berjalannya waktu, mushaf Al-Qur’an telah mengalami perkembangan signifikan, termasuk pencetakan Mushaf Braille dan Mushaf Tajwid berwarna, yang bertujuan untuk memudahkan pembacaan Al-Qur’an bagi umat Islam dengan berbagai kebutuhan.