SMPN 2 Muncar memiliki berbagai macam kegiatan pengembangan diri yang disebut kegiatan ekstrakulikuler. Salah satu kegiatan ekstrakullikuler yang aktif adalah ekstrakulikuler seni tari. Ekstrakulikuler seni tari menggunakan metode pembelajaran berbasis proyek yang bertujuan untuk meningkatkan kretivitas, rasa tanggung jawab serta kerja sama peserta didik. Tujuan penelitian yakni tentang: 1) Mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran berbasis proyek pada ekstrakulikuler tari Gandrung Gurit Mangir di SMPN 2 Muncar Kabupaten Banyuwangi dan 2) Mendeskripsikan hasil belajar dengan menggunakan pembelajaran berbasis proyek dalam ekstrakulikuler tari Gandrung Gurit Mangir di SMPN 2 Muncar Kabupaten Banyuwangi.Penelitian ini menggunakan metode kulitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun analisis data dilakukan melalui 3 tahap yakni reduksi data, penyajian data dan penarikan simpulan. Validasi data menggunakan trianggulasi sumber, trianggulasi teknik serta trianggulasi waktu. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan pembelajaran ekstrakulikuler tari SMPN 2 Muncar memuat 3 tahap yakni kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Pada tahap kegiatan inti dengan materi tari Gandrung Gurit Mangir ini pelatih menggunakan metode pendekatan berbasis proyek. Pelaksanaan kegiatan inti memiliki langkah-langkah: 1) penentuan pertanyaan mendasar, 2) Mendesain perencanaan proyek, 3) Menyusun jadwal, 4) Monitoring peserta didik dan kemajuan proyek, 5) Menguji hasil serta 6) mengevaluasi pengalaman. Tahap sudah bisa dilaksanakan dengan cukup baik dengan produk yang dihasilkan peserta didik dapat menghafal dan memahami Teknik gerak gandrung gurit mangir dengan baik tanpa merubah pakem yang sudah ada serta peserta didik dapat membuat dan menerapkan pola lantai yang dibuat dengan kreativitas masing-masing kelompok. Hasil pembelajaran dengan penerapan berbasis proyek mencakup penilian ketrampilan yang meliputi penilian individu dan kelompok. Penilian individu digunakan untuk menilai hafalan dan ketepatan Teknik gerak sedangkan untuk penilian kelompok dilakukan untuk menilai pembuatan pola lantai dan kreativitas kelompok. Hasil penilaian membuktikan bahwa pembelajaran berbasisi proyek dalam ekstrakulikluler tari gandrung Gurit mangir di SMPN 2 Muncar dapat dikatan berhasil. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil perolehan nilai oleh peserta didik sebanyak 14% yang memperoleh nilai 90-95, sebanyak 74% mendapatkan nilai 83-89 dan sebanyak 12% mendapatkan nilai 75-82, yang mana standar minimal perolehan nilai ekstrakulikler tari di SMPN 2 Muncar 75. Sehingga dengan perolehan nilai peserta didik tersebut dapat menjadi ukuran bahwa proses pembelajaran sudah berjalan dengan baik. Kata Kunci: Ekstrakulikuler Tari, Pembelajaran Berbasis Proyek, Hasil Belajar