Cahyono, Bambang Eko Hari
Universitas PGRI Madiun, Jawa Timur, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Model Sinektik Multiliterasi dalam Pembelajaran Menulis Puisi Cahyono, Bambang Eko Hari; Saputro, Agung Nasrulloh; Hadi, Panji Kuncoro
Indonesian Language Education and Literature Vol 9, No 2 (2024)
Publisher : Jurusan Tadris Bahasa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/ileal.v9i2.15455

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi pembelajaran menulis puisi dan implementasi model pembelajaran sinektik multiliterasi dalam pembelajaran menulis puisi pada mahasiswa. Penelitian dilaksanakan pada empat perguruan tinggi di wilayah eks Keresidenan Madiun. Sumber data yang digunakan yaitu informan sebanyak empat dosen dan mahasiswa yang sedang menempuh mata kuliah Puisi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pembelajaran menulis puisi pada program studi pendidikan bahasa dan sastra Indonesia di wilayah eks Keresidenan Madiun belum berjalan secara baik. Pembelajaran puisi yang dilakukan dosen lebih banyak menekankan pada aspek teori dan kurang mendorong tumbuh kembangnya kreativitas mahasiswa. Penerapan model pembelajaran sinektik multiliterasi mampu meningkatkan daya cipta mahasiswa dalam menulis puisi. Hal ini ditandai dengan semakin meningkatnya kualitas puisi yang diciptakan oleh mahasiswa dan meningkatnya daya kreatif, baik mahasiswa maupun dosen.Synectic Multiliteracy Model in Learning to Write PoetryThis research aims to describe the conditions of learning to write poetry and the implementation of the synectic multiliteracy learning model in learning to write poetry for students. The research was carried out at four universities in the former Madiun Residency area. The data sources used were informants as many as four lecturers and students who were taking poetry courses. Data analysis was carried out using an interactive analysis model. The results of the research show that the quality of learning to write poetry in the Indonesian language and literature education study program in the former Madiun Residency area has not gone well. Poetry learning carried out by lecturers places more emphasis on theoretical aspects and does not encourage the growth and development of student creativity. The application of the multiliteracy synectic learning model can increase students' creativity in writing poetry. This is marked by the increasing quality of poetry created by students and increasing creative power, both students and lecturers.