Dermawan, Much Ade
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TRAINER KIT ANTENNA PADA MATA PELAJARAN INSTALASI DAN PERBAIKAN PERANGKAT DAN MEDIA TRANSMISI ELEKTRONIKA MENGGUNAKAN MODUL XBEE-PRO S2C DI SMK NEGERI 2 SURABAYA Dermawan, Much Ade; Nurhayati, Nurhayati; Kholis, Nur; Zuhrie, Muhamad Syariffuddien
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 12 No. 02 (2023): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (Agustus 2023)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jpte.v12n02.p125-135

Abstract

Latar belakang pada penelitian yang dilaksanakan dari hasil observasi di SMKN 2 Surabaya bahwa trainer kit antenna di jurusan Elektronika Daya dan Komunikasi ialah kurang valid, efektif dan praktis. Hal tersebut ditandai dengan banyak siswa yang memiliki nilai dibawah kriteria ketuntasan minimal (KKM). berdasarkan rumusan masalah tersebut, penelitian ini mengembangkan Trainer kit antenna menggunaka dan keterbatasan media pembelajaran berupa trainer kit antena. Tujuan penelitian ini ialah menghasilkan media pembelajaran trainer kit antena yang valid, efektif dan praktis menggunakan Modul XBEE-PRO S2C. pada penelitian ini modul XBEE-PRO S2C sebagai pengiriman dan penerima paket data dengan model transmisi menggunakan berbagai model microstrip antenna dan Wifi Antenna model microstrip antenna antara lain yang berbentuk plat square pada frequency 2.4 Ghz.. Pada pengiriman paket data menggunakan modul XBEE-PRO S2C dengan software XCTU, dimana software tersebut memilki konfigurasi awal pada modul tersebut. Pada penelitian ini menggunakan metode penelitian ADDIE, model ADDIE memiliki lima tahap meliputi analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Desain penelitian ini menggunakan One Shot Case Study. Penelitian ini menghasilkan media pembelajaran trainer kit antenna sebagai berikut: (1) kevalidan 92% kategori sangat valid, (2) Keefektifan 84,55 yang menyatakan bahwa hasil belajar siswa berada di atas KKM (>65), (3) kepraktisan 88% berkategori sangat praktis.