Novita Hidayanti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Kurikulum Pendidikan Agama Islam Dalam Pemenuhan Tuntutan Kompetensi Critical Thinking Di Era 21 Novita Hidayanti
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 3 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i3.628

Abstract

Kurikulum mengalami perubahan terus menerus dan membuat tuntutan kompetensi yang lebih pada system pendidikan. Hal itu membuat pemerintah memutuskan adanya pengembangan kurikulum pada era 21, khususnya pada pendidikan agama Islam. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam dan tututan kompetensi critical thinking. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library researc), teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik dokumentasi, ialah mengumpulkan dokumen – dokumen yang sesuai dengan judul penelitian, seperti buku, jurnal, artikel, dan sejenisnya, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analysis). Hasil dari penelitian ini yaitu dapat diketahui bahwa pengembangan kurikulum dilakukan dengan tujuan untuk menemukan rumusan terbaik dalam mengatur dan membuat seperangkat rencana mengenai tujuan, materi, dan bahan ajar guna menjadi panduan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu yang sudah disepakati. Kompetensi critical thinking dalam proses pembelajaran merupakan bagian dari tuntutan pengembangan kurikulum pendidikan. critical thinking merupakan kompetensi yang tidak hanya harus dimiliki oleh siswa tetapi juga harus dimiliki guru. Segala aktivitas yang membuat siswa berpikir kritis dalam memecahkan masalah, berkomunikasi, menyaring informasi, dan mencetuhkan inovasi bersama menjadi poin yang wajib ada dlam pembelajaran.
Implikasi Self Efficacy Albert Bandura Dalam Pendidikan Agama Islam Novita Hidayanti
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 9 No. 4 (2023)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v9i4.618

Abstract

Self efficacy akan membantu seseorang membuat pilihan dan upaya untuk maju, ketekunan dan kegigihan yang ditunjukkan dalam memecahkan masalah, dan tingkat ketenangan atau kecemasan yang dialami ketika menyelesaikan tugas dalam hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implikasi self efficacy dalam Pendidikan Agama Islam, baik itu self efficacy yang dimiliki oleh guru maupun siswa. Metode yang digunaka dlaam penelitian ini yaitu dengan pendekatan kualitatif dan Jenis penelitian kepustakaan (library research), teknik pengumpulan data yang peneliti gunakan yaitu teknik dokumentasi, dengan mengumpulkan buku atau artikel yang berkeitan dengan tema penelitian. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis isi (content analysis). Hasil penelitian yaitu guru yang memiliki self efficacy yang tinggi akan mempunyai keyakinan untuk melakukan tugasnya sebagai guru dalam mengembangkan kemampuan siswa dengan berbagai cara yang dimiliki guru tersebut pada proses pembelajaran. Tingginya efikasi diri membuat guru semakin kereatif dan pawai dalam mengembangan strategi pembelajajran yang disesuaikan dengan gaya belajar siswa. Self efficacy yang dimiliki siswa membantu mereka membuat keputusan dan berusaha untuk maju, mendapatkan tekad dan ketekunan, yang tercermin dalam upaya mereka untuk mencapai tujuan, dan kemampuan untuk mengendalikan tingkat kecemasan dengan lebih baik saat dihadapkan dengan kesulitan. Self efficacy yang kuat mendorong siswa untuk tetap tenang dan mencari solusi serta intospeksi pada kekurangannya sendiri.