Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH DEBAT CALON PRESIDEN 2024 PERTAMA TERHADAP ELEKTABILITAS CALON PRESIDEN PERSPEKTIF PANDANGAN MASYARAKAT Citra Widayanti; Yulita Nilam Fridiyanti
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.259

Abstract

Pemilihan Presiden Indonesia 2024 menjadi fokus perhatian dengan perdebatan calon presiden yang dianggap momen krusial dalam menentukan elektabilitas kandidat. Survei elektabilitas oleh lembaga seperti Centre for Strategic and International Studies (CSIS) dan Indonesia Polling Stations (IPS) menunjukkan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendominasi setelah debat. Meskipun ada skeptisisme terkait ketepatan survei, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud mengandalkan survei internal dan sentimen media sosial sebagai fokus utama. Analisis sentimen masyarakat melalui media sosial menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM) menyoroti pengaruh positif Gibran Rakabuming Raka dalam meningkatkan elektabilitas Prabowo-Gibran. Lembaga survei terkemuka, seperti Roy Morgan, Litbang Kompas, LSI Denny JA, Indikator Politik, dan Poltracking Indonesia, memberikan wawasan elektabilitas yang berbeda, mencerminkan dinamika politik menjelang pemilihan. Penelitian ini melibatkan literature review dari berbagai sumber, menggali konsep elektabilitas dan dampak debat politik. Teori komunikasi politik dan psikologi politik menjadi landasan untuk memahami bagaimana pesan dari debat mempengaruhi preferensi pemilih. Dampak debat pertama tidak hanya sementara, melainkan membentuk narasi jangka panjang. Pidato yang kuat dan respons terhadap isu-isu penting menciptakan kesan mendalam pada pemilih. Evaluasi diri dan perbaikan pasca debat, serta dinamika koalisi politik dan strategi politik pasca debat, menjadi elemen penting dalam menjaga elektabilitas. Pemahaman mendalam terhadap elektabilitas pasca debat menjadi kunci dalam menyikapi dinamika politik menjelang Pemilihan Presiden 2024.
PERAN INSTAGRAM DALAM PARTISIPASI POLITIK GENERASI MUDA DI PEMILU 2024 , Natasya Aulia; Yulita Nilam Fridiyanti
Moderat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 11 No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/moderat.v11i1.4050

Abstract

Abstract The engagement of younger generations in political matters is a frequent topic of discussion in society. Millennials and Generation Z are often perceived as showing limited interest in political life, which is evidenced by their lack of engagement with political issues, low trust in political institutions, and skepticism towards government and its officials. However, millennials in Indonesia have emerged as leaders in the extensive use of social media. Their participation in today's digital era offers millennials and Generation Z opportunities to engage in information dissemination and social interaction. This research aims to understand the behavior of young voters on social media, particularly platforms like Instagram, and to examine the impact of social media on their political involvement.  
ANALISIS PENGARUH DEBAT CALON PRESIDEN 2024 PERTAMA TERHADAP ELEKTABILITAS CALON PRESIDEN PERSPEKTIF PANDANGAN MASYARAKAT Citra Widayanti; Yulita Nilam Fridiyanti
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.259

Abstract

Pemilihan Presiden Indonesia 2024 menjadi fokus perhatian dengan perdebatan calon presiden yang dianggap momen krusial dalam menentukan elektabilitas kandidat. Survei elektabilitas oleh lembaga seperti Centre for Strategic and International Studies (CSIS) dan Indonesia Polling Stations (IPS) menunjukkan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka mendominasi setelah debat. Meskipun ada skeptisisme terkait ketepatan survei, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud mengandalkan survei internal dan sentimen media sosial sebagai fokus utama. Analisis sentimen masyarakat melalui media sosial menggunakan algoritma Support Vector Machine (SVM) menyoroti pengaruh positif Gibran Rakabuming Raka dalam meningkatkan elektabilitas Prabowo-Gibran. Lembaga survei terkemuka, seperti Roy Morgan, Litbang Kompas, LSI Denny JA, Indikator Politik, dan Poltracking Indonesia, memberikan wawasan elektabilitas yang berbeda, mencerminkan dinamika politik menjelang pemilihan. Penelitian ini melibatkan literature review dari berbagai sumber, menggali konsep elektabilitas dan dampak debat politik. Teori komunikasi politik dan psikologi politik menjadi landasan untuk memahami bagaimana pesan dari debat mempengaruhi preferensi pemilih. Dampak debat pertama tidak hanya sementara, melainkan membentuk narasi jangka panjang. Pidato yang kuat dan respons terhadap isu-isu penting menciptakan kesan mendalam pada pemilih. Evaluasi diri dan perbaikan pasca debat, serta dinamika koalisi politik dan strategi politik pasca debat, menjadi elemen penting dalam menjaga elektabilitas. Pemahaman mendalam terhadap elektabilitas pasca debat menjadi kunci dalam menyikapi dinamika politik menjelang Pemilihan Presiden 2024.