Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA NON FISIK TERHADAP KINERJA PEGAWAI MELALUI KEPUASAN KERJA SEBAGAI INTERVENING VARIABEL (STUDI EMPIRIK PADA PEGAWAI SALAH SATU PERUSAHAAN MANUFAKTUR PIPA DI KAB. BOGOR) Adhi Putra Pratama
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.297

Abstract

Studi ini menyelidiki pengaruh disiplin kerja dan lingkungan kerja non-fisik terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening, berfokus pada bukti empiris dari perusahaan manufaktur Pipa X. Analisis statistik dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan perangkat lunak LISREL 8.8. Temuan secara keseluruhan menyarankan bahwa peningkatan kinerja pegawai di perusahaan manufaktur Pipa X dapat dicapai dengan meningkatkan disiplin kerja, memperbaiki lingkungan kerja non-fisik, dan meningkatkan kepuasan kerja, karena faktor-faktor ini secara langsung maupun tidak langsung memengaruhi kinerja pegawai. Kesimpulan khusus yang ditarik antara lain: Disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja di perusahaan manufaktur Pipa X, dengan nilai koefisien 0,21 dan nilai t 2,18. Ini menunjukkan bahwa pegawai yang disiplin cenderung memiliki kepuasan kerja yang lebih tinggi, yang pada gilirannya mendorong semangat dan efisiensi dalam bekerja. Lingkungan kerja non-fisik juga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja di perusahaan manufaktur Pipa X, dengan variabel yang paling dominan memiliki nilai koefisien 0,74 dan nilai t 6,58. Lingkungan kerja non-fisik yang kondusif secara konsisten mendukung kepuasan kerja pegawai. Penelitian ini menegaskan pentingnya disiplin kerja dan lingkungan kerja non-fisik dalam meningkatkan kinerja pegawai melalui kepuasan kerja, memberikan wawasan berharga bagi organisasi, khususnya di sektor manufaktur.
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA NON FISIK TERHADAP KINERJA PEGAWAI MELALUI KEPUASAN KERJA SEBAGAI INTERVENING VARIABEL (STUDI EMPIRIK PADA PEGAWAI SALAH SATU PERUSAHAAN MANUFAKTUR PIPA DI KAB. BOGOR) Adhi Putra Pratama
Journal of Social and Economics Research Vol 5 No 2 (2023): JSER, December 2023
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v5i2.297

Abstract

Studi ini menyelidiki pengaruh disiplin kerja dan lingkungan kerja non-fisik terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan kerja sebagai variabel intervening, berfokus pada bukti empiris dari perusahaan manufaktur Pipa X. Analisis statistik dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan perangkat lunak LISREL 8.8. Temuan secara keseluruhan menyarankan bahwa peningkatan kinerja pegawai di perusahaan manufaktur Pipa X dapat dicapai dengan meningkatkan disiplin kerja, memperbaiki lingkungan kerja non-fisik, dan meningkatkan kepuasan kerja, karena faktor-faktor ini secara langsung maupun tidak langsung memengaruhi kinerja pegawai. Kesimpulan khusus yang ditarik antara lain: Disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja di perusahaan manufaktur Pipa X, dengan nilai koefisien 0,21 dan nilai t 2,18. Ini menunjukkan bahwa pegawai yang disiplin cenderung memiliki kepuasan kerja yang lebih tinggi, yang pada gilirannya mendorong semangat dan efisiensi dalam bekerja. Lingkungan kerja non-fisik juga berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja di perusahaan manufaktur Pipa X, dengan variabel yang paling dominan memiliki nilai koefisien 0,74 dan nilai t 6,58. Lingkungan kerja non-fisik yang kondusif secara konsisten mendukung kepuasan kerja pegawai. Penelitian ini menegaskan pentingnya disiplin kerja dan lingkungan kerja non-fisik dalam meningkatkan kinerja pegawai melalui kepuasan kerja, memberikan wawasan berharga bagi organisasi, khususnya di sektor manufaktur.