Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GAMBARAN BELIEF TERHADAP KOMITMEN PERNIKAHAN PADA WANITA DEWASA MUDA YANG MENGALAMI PERCERAIAN ORANG TUA Shanti Asih Karina Putri
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 1 (2024): JSER, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i1.330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran belief terhadap komitmen pernikahan pada wanita dewasa muda yang mengalami perceraian orang tua. Belief adalah komponen kognitif dari sikap yang menggambarkan persepsi individu terhadap suatu objek. Keseluruhan belief individu tentang suatu objek akan menjadi dasar pembentukan sikap individu terhadap objek tersebut. Belief terhadap komitmen pernikahan dapat negatif ataupun positif. Wanita dewasa muda yang memiliki belief negatif berarti ia merasa takut menikah, pesimis tentang pernikahan, dan takut menjalin komitmen. Sedangkan wanita dewasa muda yang memiliki belief positif terhadap komitmen pernikahan berarti ia tidak takut menikah, optimis tentang pernikahan, dan berani menjalin komitmen. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode kuantitatif. Partisipan penelitian adalah wanita dewasa muda yang mengalami perceraian orang tua. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur belief terhadap komitmen pernikahan adalah Marital Attitude Scale (MAS) yang terdiri dari 23 item. Hasil penelitian dari 42 orang subjek menunjukkan bahwa mayoritas memiliki belief yang positif terhadap komitmen pernikahan.
GAMBARAN BELIEF TERHADAP KOMITMEN PERNIKAHAN PADA WANITA DEWASA MUDA YANG MENGALAMI PERCERAIAN ORANG TUA Shanti Asih Karina Putri
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 1 (2024): JSER, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i1.330

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran belief terhadap komitmen pernikahan pada wanita dewasa muda yang mengalami perceraian orang tua. Belief adalah komponen kognitif dari sikap yang menggambarkan persepsi individu terhadap suatu objek. Keseluruhan belief individu tentang suatu objek akan menjadi dasar pembentukan sikap individu terhadap objek tersebut. Belief terhadap komitmen pernikahan dapat negatif ataupun positif. Wanita dewasa muda yang memiliki belief negatif berarti ia merasa takut menikah, pesimis tentang pernikahan, dan takut menjalin komitmen. Sedangkan wanita dewasa muda yang memiliki belief positif terhadap komitmen pernikahan berarti ia tidak takut menikah, optimis tentang pernikahan, dan berani menjalin komitmen. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode kuantitatif. Partisipan penelitian adalah wanita dewasa muda yang mengalami perceraian orang tua. Alat ukur yang digunakan untuk mengukur belief terhadap komitmen pernikahan adalah Marital Attitude Scale (MAS) yang terdiri dari 23 item. Hasil penelitian dari 42 orang subjek menunjukkan bahwa mayoritas memiliki belief yang positif terhadap komitmen pernikahan.