Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

TINDAKAN HUKUM BAGI PELAKU BULLYING TERHADAP ANAK DI BAWAH UMUR Iwan Setiawan; Trias Saputra
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 1 (2024): JSER, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i1.461

Abstract

Fenomena bullying terhadap anak di bawah umur di Indonesia, yang merupakan masalah sosial serius dengan dampak negatif signifikan baik fisik maupun psikologis. Bullying sering terjadi di lingkungan sekolah, dimana pelaku melakukan intimidasi atau penghinaan secara verbal maupun non-verbal. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif yuridis dan studi pustka serta analisis data sekunder dari laporan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), yang mengungkap tren peningkatan dan fluktuasi jumlah kasus bullying dari tahun 2011 hingga 2016. Data menunjukkan peningkatan jumlah laporan korban bullying dari 56 kasus pada tahun 2011 menjadi puncaknya 159 kasus pada tahun 2014. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa meskipun sudah ada regulasi seperti Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 dan Permendikbudristek No 46 Tahun 2023 yang mengatur perlindungan anak di lingkungan pendidikan, implementasi dan penegakan hukum masih kurang efektif. Diperlukan langkah-langkah yang lebih tegas dan komprehensif untuk menangani bullying, termasuk peran aktif dari sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak-anak.
Pelatihan dan Pendampingan Asessment Pada Kurikulum Merdeka Tingkat Sekolah Dasar titin12, titin12; Trias Saputra; Yayu Siti Rahayu
Jurnal Pelita Pengabdian Vol. 1 No. 2 (2023): July
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpp.v1i2.2560

Abstract

Asessment dalam Pendidikan tidak terpisahkan untuk mengukur semua aspek dari yang telah diajarkan guru di kelas. Latar belakang dari tulisan ini adalah perlunya pelatihan kepada guru-guru di Sekolah Dasar dalam melakukan assessment Kurikulum Merdeka. Tujuannya adalah melatih dan mendampingi assessment Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar dalam kegiatan belajar mengajar di setiap fasenya.Metode menggunakan pelatihan, Adapun dari hasil kegiatan tersebut adanya peningkatan pengetahuan dan ketrampilan guru dalam pelaksanaan assessment pada Kurikulum baru Merdeka. Kesimpulan dari implikasinyay adalah sebagai awal para guru untuk meningkatkan kemampuan pemahaman assessment Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar.
Pemenuhan Hak Restitusi: Upaya Pemulihan Korban Tindak Pidana Trias Saputra; Yudha Adi Nugraha
KRTHA BHAYANGKARA Vol. 16 No. 1 (2022): KRTHA BHAYANGKARA: JUNE 2022
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/krtha.v16i1.1190

Abstract

This study discusses the mechanism, regulation and implementation in the Protection of Witnesses and Victims, especially the problem of crime victims. The forms of protection for victims of crime have been regulated by Law Number 13 of 2006 as amended by Law Number 31 of 2014 concerning Protection of Witnesses and Victims. As an example of a form of protection for victims of crime through efforts to fulfill restitution imposed on perpetrators of crime. The method used in this research is juridical-normative using secondary data or library research with the statute approach through evaluation techniques and argumentation techniques. In this study it was also found that in Law Number 31 of 2014 there was an expansion of the form of protection for victims as a result of a crime, namely through the right of restitution. Arguments that strengthen that there is a need for restitution are also found in the minutes and academic texts in the formation of the legislation.
Tinjauan Yuridis Penerapan Hukuman Terhadap Pelaku Tindak Pidana Penganiayaan Hewan Carmelito Michael Admaderiam; Trias Saputra
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 4 No. 4 (2024): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v4i4.4191

Abstract

This research aims to find out and provide an explanation of how criminal sanctions are applied to protect animal abuse in Indonesia and to find out and provide an explanation of how criminal sanctions are imposed on perpetrators of animal abuse. This research uses the Normative Juridical method. Legal sources are collected from primary data such as laws and Supreme Court decisions, secondary data such as books and scientific journals, and tertiary data such as legal dictionaries. Data collection techniques are through literature study, while legal data processing is through presentation, interpretation, analysis and systematization of applicable laws. Legal analysis is carried out comprehensively and descriptively to explain the problems studied. The results of this research show that the Indonesian Government, through the Criminal Law Law and Law No. 18 of 2009 which was amended by Law No. 41 of 2014, emphasizes the importance of treating animals well. These laws aim to protect animals and ensure their use is done ethically and responsibly. With the main principle of Respectful Treatment, Animals must be treated well and not harmed. Animal Welfare: Animals' physical, mental and emotional needs must be considered, including providing a safe environment and sufficient food. Avoiding Overexploitation, Animals should not be used excessively for the benefit of humans. Protection from Inappropriate Treatment, Animals must be protected from violence and torture. This law aims to maintain animal welfare, respect ethical values, maintain ecosystem balance, and protect public health from diseases that can spread from animals.
TINDAKAN HUKUM BAGI PELAKU BULLYING TERHADAP ANAK DI BAWAH UMUR Iwan Setiawan; Trias Saputra
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 1 (2024): JSER, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i1.461

Abstract

Fenomena bullying terhadap anak di bawah umur di Indonesia, yang merupakan masalah sosial serius dengan dampak negatif signifikan baik fisik maupun psikologis. Bullying sering terjadi di lingkungan sekolah, dimana pelaku melakukan intimidasi atau penghinaan secara verbal maupun non-verbal. Metode penelitian yang digunakan adalah normatif yuridis dan studi pustka serta analisis data sekunder dari laporan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), yang mengungkap tren peningkatan dan fluktuasi jumlah kasus bullying dari tahun 2011 hingga 2016. Data menunjukkan peningkatan jumlah laporan korban bullying dari 56 kasus pada tahun 2011 menjadi puncaknya 159 kasus pada tahun 2014. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa meskipun sudah ada regulasi seperti Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 dan Permendikbudristek No 46 Tahun 2023 yang mengatur perlindungan anak di lingkungan pendidikan, implementasi dan penegakan hukum masih kurang efektif. Diperlukan langkah-langkah yang lebih tegas dan komprehensif untuk menangani bullying, termasuk peran aktif dari sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak-anak.