Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PEMAHAMAN PENGUSAHA MUSLIM TERHADAP PRINSIP-PRINSIP BISNIS ISLAM MENGGUNAKAN PENDEKATAN FENOMENOLOGI KUALITATIF Wardah Yahya; Syifa Maharani; Nur Athif Amanullah; Mochammad Hizba Syahriandro
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 1 (2024): JSER, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i1.581

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengalaman subjektif para pengusaha Muslim dalam menerapkan prinsip-prinsip bisnis Islam dalam praktik bisnis sehari-hari mereka menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana para pengusaha Muslim mengintegrasikan nilai-nilai Islam seperti keadilan, kejujuran, tanggung jawab sosial, dan keberkahan dalam operasional bisnis mereka. Melalui observasi partisipatif dan analisis dokumen, penelitian ini berhasil mengungkap bahwa prinsip-prinsip Islam memainkan peran sentral dalam membentuk praktik bisnis pengusaha Muslim, tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial tetapi juga pada pencapaian tujuan moral dan sosial. Selain itu, penelitian ini menemukan beberapa tantangan yang dihadapi oleh pengusaha Muslim, termasuk keterbatasan akses terhadap sumber daya dan pasar berbasis syariah, serta kebutuhan akan pendidikan dan pemahaman yang lebih baik tentang ekonomi Islam. Temuan ini memberikan wawasan yang berharga bagi praktisi bisnis, pembuat kebijakan, dan komunitas akademis tentang dinamika bisnis Islam dan implikasinya dalam konteks ekonomi global.
Pemahaman Mubadzir dalam transaksi di E-commerce Studi Hermeneutika Paul Ricoeur Nur Athif Amanullah; Adi Manshah
iltizamat Vol 4 No 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Miftahul Ulum Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola konsumsi masyarakat, terutama melalui kemunculan e-commerce. Akses yang mudah, visualisasi promosi, dan sistem transaksi instan memicu perilaku konsumtif impulsif yang berujung pada tindakan mubazir, yaitu pembelian barang yang tidak diperlukan. Penelitian ini bertujuan mengkaji faktor-faktor pendorong perilaku mubazir konsumen Muslim dalam transaksi online, bentuk dan karakteristik perilakunya, serta maknanya melalui pendekatan hermeneutika Paul Ricoeur. Metode kualitatif digunakan dengan wawancara mendalam terhadap enam informan pengguna aktif e-commerce. Hasil menunjukkan bahwa godaan visual, diskon besar, dan kenyamanan digital menjadi pemicu utama. Ciri perilaku mubazir meliputi pembelian tanpa pertimbangan, akumulasi barang tidak terpakai, dan minimnya kesadaran nilai guna. Melalui tiga tahapan hermeneutika Ricoeur pra-pemahaman, distansiasi, dan apropriasi terungkap bahwa pemaknaan terhadap mubazir berkembang melalui refleksi pengalaman. Nilai-nilai Islam seperti efisiensi, tanggung jawab, dan spiritualitas menjadi acuan etis dalam merespons tantangan konsumsi digital. Dengan demikian, perilaku mubazir dapat dipahami sebagai kegagalan menginternalisasi nilai-nilai Islam dalam budaya konsumsi modern.
ANALISIS PEMAHAMAN PENGUSAHA MUSLIM TERHADAP PRINSIP-PRINSIP BISNIS ISLAM MENGGUNAKAN PENDEKATAN FENOMENOLOGI KUALITATIF Wardah Yahya; Syifa Maharani; Nur Athif Amanullah; Mochammad Hizba Syahriandro
Journal of Social and Economics Research Vol 6 No 1 (2024): JSER, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v6i1.581

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengalaman subjektif para pengusaha Muslim dalam menerapkan prinsip-prinsip bisnis Islam dalam praktik bisnis sehari-hari mereka menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi. Fokus utama penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana para pengusaha Muslim mengintegrasikan nilai-nilai Islam seperti keadilan, kejujuran, tanggung jawab sosial, dan keberkahan dalam operasional bisnis mereka. Melalui observasi partisipatif dan analisis dokumen, penelitian ini berhasil mengungkap bahwa prinsip-prinsip Islam memainkan peran sentral dalam membentuk praktik bisnis pengusaha Muslim, tidak hanya berorientasi pada keuntungan finansial tetapi juga pada pencapaian tujuan moral dan sosial. Selain itu, penelitian ini menemukan beberapa tantangan yang dihadapi oleh pengusaha Muslim, termasuk keterbatasan akses terhadap sumber daya dan pasar berbasis syariah, serta kebutuhan akan pendidikan dan pemahaman yang lebih baik tentang ekonomi Islam. Temuan ini memberikan wawasan yang berharga bagi praktisi bisnis, pembuat kebijakan, dan komunitas akademis tentang dinamika bisnis Islam dan implikasinya dalam konteks ekonomi global.