Kurniawaty, Julia Bea
Universitas Indraprasta PGRI

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Menanamkan Rasa Kebangsaan dan Nasionalisme melalui Seni Mural pada Karang Taruna Kelurahan Lagoa Jakarta Utara Kurniawaty, Julia Bea; Widayatmo, Santyo
Jurnal PKM: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): Jurnal PkM: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v7i4.23789

Abstract

Pendidikan karakter merupakan aspek penting dalam pembentukan generasi muda yang memiliki rasa kebangsaan dan nasionalisme yang kuat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengeksplorasi upaya Karang Taruna RT 007 RW 01 Kelurahan Lagoa, Jakarta Utara dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan melalui seni mural. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah pendekatan partisipasi dan penerapan seni mural sebagai media pembelajaran. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa melalui seni mural, anggota Karang Taruna mampu mengungkapkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme secara kreatif. dari Partisipasi aktif dalam pembuatan mural juga membantu mengurangi rasa jenuh dan meningkatkan antusiasme peserta. Hasil dari kegiatan ini, disarankan agar pendekatan seni mural terus diterapkan dalam pendidikan karakter untuk memperkuat rasa kebangsaan dan nasionalisme generasi muda. Dengan demikian, Karang Taruna dapat terus berperan sebagai agen pembentuk karakter yang berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila untuk Mengatasi dan Mencegah Kekerasan Seksual pada SMA Tunas Harapan Jakarta Barat Kurniawaty, Julia Bea; Widayatmo, Santyo
Jurnal PKM: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): Jurnal PkM: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v8i1.27377

Abstract

Kekerasan seksual pada generasi muda merupakan isu serius yang memerlukan perhatian berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan institusi pendidikan. Implementasi nilai-nilai Pancasila menjadi pendekatan strategis untuk mencegah dan mengatasi permasalahan ini. Nilai ketuhanan mengajarkan pentingnya moralitas dan penghormatan terhadap harkat manusia, sedangkan nilai kemanusiaan menekankan pada penghormatan terhadap martabat setiap individu tanpa diskriminasi. Persatuan mendorong semangat kebersamaan dalam menciptakan lingkungan aman bagi generasi muda, sementara nilai kerakyatan menekankan pentingnya dialog dan pengambilan keputusan bersama untuk menyelesaikan konflik. Nilai keadilan memberikan dasar untuk memastikan pelaku kekerasan seksual mendapat sanksi tegas sesuai hukum, dan korban mendapatkan pemulihan yang layak. Melalui pendidikan berbasis Pancasila, generasi muda dapat memahami nilai-nilai moral, etika, dan pentingnya saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat. Implementasi nilai-nilai ini juga diperkuat dengan kebijakan yang proaktif dari pemerintah, seperti program pendidikan seksual berbasis karakter dan kampanye kesadaran sosial. Dengan pendekatan holistik, nilai-nilai Pancasila dapat menjadi pilar utama dalam membangun masyarakat yang bebas dari kekerasan seksual.