Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN KONSELOR DALAM PELAKSANAAN ASSESSMENT TERHADAP PENYALAHGUNA NARKOTIKA ( STUDI PADA BADAN NARKOTIKA NASIONAL KABUPATEN PELALAWAN ) Lucy Katheryn Novalia; Riky Novarizal
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 3 No. 10 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v3i10.3655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran konselor dalam pelaksanaan assessment terhadap penyalahguna narkotika di Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Pelalawan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi. Informan dalam penelitian ini adalah konselor, dokter, dan staf di BNNK Pelalawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Proses assessment klien dilakukan oleh tim multidisiplin dengan menggunakan instrumen ASIS, ASI, dan WHOQOL; (2) Peran utama konselor dalam assessment adalah menggali informasi tingkat penyalahgunaan dan membangun hubungan kepercayaan dengan klien; (3) Hasil assessment didiskusikan tim untuk memutuskan rekomendasi rehabilitasi klien; (4) Kendala assessment adalah sikap klien yang tidak terbuka, diatasi dengan komunikasi aktif dan menjaga kerahasiaan; (5) Evaluasi kinerja konselor dilakukan tim, disarankan meningkatkan kompetensi melalui pelatihan dan supervisi; (6) Faktor keberhasilan assessment adalah kesigapan konselor dan keterbukaan klien; (7) Harapan ke depan adalah koordinasi yang lebih baik antara konselor dan tim medis. Kesimpulannya, konselor berperan penting dalam assessment klien agar intervensi rehabilitasi lebih tepat sasaran. Kerja sama multidisiplin dan peningkatan kompetensi terus dibutuhkan agar proses assessment semakin efektif