Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) UNIT WISATA KULINER KOPI TELU DI DESA BULUKANDANG, KECAMATAN PRIGEN, KABUPATEN PASURUAN DEVELOPMENT STRATEGY OF THE VILLAGE-OWNED ENTERPRISE (BUMDES) CULINARY TOURISM UNIT KOPI TELU IN BULUKANDANG V Habibah, Amaliatul
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 5 No. 2 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v5i2.6035

Abstract

Kuliner Indonesia yang beragam dan unik telah menjadi daya tarik utama bagi wisatawan baik domestik maupun internasional. Wisata kuliner semakin populer, dan salah satu contohnya adalah wisata kuliner Kopi Telu di Desa Bulukandang, Prigen, Pasuruan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan BUMDes unit wisata kuliner Kopi Telu dengan memanfaatkan potensi lokal dan mengidentifikasi faktor pendukung serta penghambat dalam pengembangannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendukung meliputi keberagaman aktivitas kuliner, keunikan makanan, dan lokasi yang nyaman, sementara faktor penghambat meliputi kurangnya inovasi, promosi, dan infrastruktur. Strategi pengembangan meliputi peningkatan kualitas pelayanan, promosi yang efektif melalui media online, sinergi dengan objek wisata lain, serta peningkatan aksesibilitas dan fasilitas. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut agar BUMDes Kopi Telu dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi desa dan menarik lebih banyak wisatawan. The diverse and unique Indonesian cuisine has become a major attraction for both domestic and international tourists. Culinary tourism is gaining popularity, with one example being the Kopi Telu culinary tourism in Bulukandang Village, Prigen, Pasuruan. This study aims to analyze the development strategy of the BUMDes culinary tourism unit Kopi Telu by leveraging local potential and identifying supporting and hindering factors in its development. The research employs a qualitative method with a descriptive approach through observations, interviews, and document studies. The findings indicate that supporting factors include a variety of culinary activities, unique food offerings, and a comfortable location, while hindering factors involve a lack of innovation, promotion, and infrastructure. Development strategies include enhancing service quality, effective online promotion, synergy with other tourist attractions, and improving accessibility and facilities. The study provides recommendations for further development to enable BUMDes Kopi Telu to enhance village economic welfare and attract more tourists.