Miswar Saputra, Miswar Saputra
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

GANGGUAN DALAM PEMBELAJARAN ONLINE PADA PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (DISTRACTION IN ONLINE LEARNING OF ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION) Rakhmad Mulyana, Rakhmad Mulyana; Miswar Saputra, Miswar Saputra
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 13, No 3 (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v13i3.20457

Abstract

ABSTRAKPembelajaran tatap muka di masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) yang lalu tidak optimal dilaksanakan, sehingga dialihkan dengan pembelajaran online secara jarak jauh yang terpisah antara pendidik dan peserta didik. Namun dalam pelaksanaan pembelajaran online didapati adanya gangguan terhadap lancarnya proses pelaksanaannya. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan landasan berfikir terhadap awal mula Pembelajaran online dilaksanakan dan menguraikan bentuk gangguan belajar online beserta alternatif solusi. Metode penulisan ini dilakukan melalui kajian pustaka dengan menjelajahi literatur-literatur secara manual dan online seperti buku, jurnal ilmiah maupun sumber bacaan lainnya terkait bahasan pembelajaran online beserta gangguan-gangguan yang terjadi dalam pelaksanaannya. Secara umum gangguan yang muncul terdapat pada tiga aspek, yaitu aspek pendidik yang masih minim penguasaan teknologi informasi, aspek peserta didik yang juga masih minim menguasai teknologi media belajar online maupun minimnya ekonomi keluarga, serta pada aspek belum meratanya ketersediaan layanan sinyal jaringan telekomunikasi informasi. Karena itu, perlu upaya pembenahan pengembangan sumber daya manusia pendidik dan peserta didik melalui pembinaan dan pelatihan penguasaan teknologi yang dilakukan oleh stakeholder pendidikan khususnya pendidikan agama Islam, serta upaya pemerataan dan penguatan sistem jaringan teknologi informasi oleh penyedia jasa telekomunikasi untuk mengatasi gangguan-gangguan yang terjadi pada pembelajaran online tersebut.