This Author published in this journals
All Journal STRATEGIC
Salim, Daffa Noor
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PERCEIVED EASE OF USE DAN PERCEIVED USEFULNESS TERHADAP BEHAVIORAL INTENTION TO USE PAYLATER SURVEY PADA FOLLOWERS INSTAGRAM OVO INDONESIA Salim, Daffa Noor
Strategic : Jurnal Pendidikan Manajemen Bisnis Vol 23, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/strategic.v23i2.61281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran dan pengaruh dari perceived ease of use dan perceived usefulness terhadap behavioral intention to use fitur Ovopaylater. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 1.042.016 dengan sampel berjumlah 200 responden yang merupakan followers instagram ovo_id dengan mengunakan teknik simple random sampling. Data diolah secara statistik dengan metode Structural Equation Modeling (SEM). Hasil temuan pada penelitian ini menemukan bahwa perceived ease of use dan perceived usefulness memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap behavioral intention to use, hal tersebut ditunjukan dengan besaran nilai critical ratio yang lebih besar dari nilai minimal artinya terdapat pengaruh positif dan signifikan antara variabel perceived ease of use dan perceived usefulness terhadap behavioral intention to use secara simultan. Pernyataan tersebut dapat diasumsikan semakin baik perusahaan memperhatikan perceived ease of use dan perceived usefulness akan semakin baik juga behavioral intention to use yang muncul pada konsumen untuk perusahaan tersebut. Hasil kontribusi yang diberikan variabel perceived ease of use paling tinggi dalam membentuk behavioral intention to use adalah clear and understandable dan dimensi perceived ease of use paling rendah dalam membentuk behavioral intention to use adalah flexible. Dimensi perceived usefulness yang memiliki kontribusi paling tinggi dalam membentuk behavioral intention to use adalah effectiveness serta yang paling rendah membentuk behavioral intention to use adalah value.