Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM : TACIT KNOWLEDGE, EXPLICIT KNOWLEDGE, DAN SHARING KNOWLEDGE (STUDI KASUS : LEMBAGA KURSUS DAN PELATIHAN PENDIDIKAN NON FORMAL “GIRI PUTRI” DI KOTA SINGARAJA - BALI) Luh Gede Mirah Semarandhanu; Yulhendri, Yulhendri
Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 3 (2024): Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3785/kohesi.v2i3.1972

Abstract

Sistem Manajemen Pengetahuan (Knowledge Management System) adalah pendekatan sistematis untuk mengenali, mengelola, dan memanfaatkan pengetahuan di organisasi. Terdapat dua jenis pengetahuan utama: tacit, yang melibatkan pengalaman sulit diartikulasikan, dan eksplisit, yang dapat diungkapkan dalam dokumen terstruktur. Fokus utama sistem ini adalah pada pentingnya berbagi pengetahuan, memfasilitasi transfer informasi, meningkatkan kolaborasi, dan memperbaiki kinerja organisasi. Prosesnya melibatkan identifikasi dan penangkapan pengetahuan, serta mendukung aliran informasi efisien. Sistem ini juga melibatkan teknologi informasi, seperti platform kolaborasi dan basis data pengetahuan, untuk memudahkan akses dan distribusi pengetahuan. Strategi implementasinya termasuk menciptakan lingkungan berbagi, penggunaan teknologi yang tepat, dan kebijakan partisipasi aktif. Dengan mengoptimalkan pengetahuan tacit dan eksplisit, Sistem Manajemen Pengetahuan menjadi kunci dalam meningkatkan inovasi, produktivitas, dan daya saing organisasi di era informasi yang terus berkembang.