Teknologi berkembang pesat di era ini, di berbagai bidang keilmuan, manusia terus menerus untuk berupaya mengembangkan teknologi terbaru untuk memudahkan setiap aktivitas yang ada. Salah satunya yaitu pada bidang teknologi mengenai IoT (Internet of Things). Dalam bidang industri, energi listrik merupakan salah satu kebutuhan utama yang diperlukan dalam lingkungan perusahaan, seperti kegiatan produksi, kegiatan pengolahan dan analisa data, sehingga perlu dilakukan monitoring energi listrik agar bisa melihat konsumsi daya yang dipakai dan dapat dikontrol pengunaannya. Saat ini sistem monitoring energi listrik di PT Porto Indonesia Sejahtera masih dilakukan secara manual dengan cara mencatat pemakaian daya di setiap KWH meter yang ada di pabrik, metode ini dinilai masih banyak kekurangan karena masih terdapat kesalahan penulisan data dan tidak bisa dipantau secara real time. Oleh karena itu dirancang alat yang dapat memudahkan melakukan pemantauan energi listrik dan hasilnya dapat ditampilkan secara real time di website platform IoT dengan menggunakan jaringan internet. Tujuan dari penelitian ini adalah mampu merancang bangun sistem monitoring energi listrik berbasis IoT dan memahami cara kerja alat serta mampu menganalisa hasil pengujian alat. Metode yang digunakan dengan melakukan pengumpulan beberapa komponen yang akan dirancang untuk pembuatan alat ini seperti ESP 32, Modul Converter RS 485 to TTL,Power Logic IEM 3255,dan Power Supply 5 VDC. Hasil dari pengujian Power Supply modul Hi-Link menunjukkan tegangan keluaran dari rangkaian yang ada pada alat sudah stabil dengan mendapatkan nilai rata rata sebesar 4,918 Volt DC dengan persentase error sebesar 1,64% dan alat yang dibuat memiliki nilai persentase error pembacaan tegangan sebesar 0,24% dibandingkan dengan alat ukur manual clamp meter. Kemudian dilakukan simulasi pengujian saat terjadi pemadaman listrik, hasil pengujian menunjukkan bahwa alat mampu terhubung kembali ke jaringan secara otomatis untuk membaca dan mengirim data ketika listrik sudah terhubung kembali. Selanjutnya dilakukan simulasi pengujian pengiriman data, alat ini mampu membaca data besaran listrik dan mengirim data ke website Antares tanpa ada packet loss dengan durasi 5 detik per pengiriman data. Sehingga dapat disimpulkan alat ini dapat bekerja dengan sangat baik karena alat ini memiliki selisih error yang kecil dan sistem dapat terhubung kembali ke jaringan apabila terjadi pemadaman listrik serta tidak adanya packet loss dalam pengiriman data.