Ananda Wulandari
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Bentuk Komunikasi Netlingo Dalam Pola Komunikasi Remaja Ananda Wulandari
Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik Vol. 1 No. 1 (2023): Mei - Agustus
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jiksp.v1i1.117

Abstract

Netingo is a form of communication adapted from social media, where words or messages are conveyed in sounds that are not in accordance with good rules. However, Netlingo is used when communicating with those who already have an understanding. Typing errors, capitalization errors and punctuation errors are commonplace in Netlingo. This is because of the assumption that the text is speaking so that grammar is not important. The pattern of communication referred to by the author is the form or way teenagers currently communicate. Adolescence is a period from which the human age experiences the most changes, thus bringing it from childhood to adulthood. The changes that occur include aspects of human life that are physical, spiritual, thoughts, feelings and social. The use of Netlingo is felt to have become a verbal oportoir for the majority of young people today. The problem is that there is still a competency disparity between the young and the old, causing misperceptions which in time will lead to miscommunication between them. In practice, the linguistic creativity of young people (adolescents) has given rise to language divergence, so it is not surprising that the Netlingo phenomenon has created disparities or differences in communication between young people and old people in society.
Profil Morfologi Bunga Angiospermae di Lingkungan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga sebagai Sumber Belajar Mahasiswa Ananda Wulandari; Chabib
Jurnal Exact: Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 1 (2024): July
Publisher : Excellent Academic Community

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jexact.8954

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui morfologi bunga angiospermae yang ada di lingkungan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta sebagai sumber belajar mahasiswa; 2) melakukan pendataan tentang bunga angiospermae yang ada di lingkungan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Metode yang digunakan merupakan metode eksplorasi dengan pendekatan analisis data deskriptif. Pengambilan data menggunakan teknik dokumentasi, kemudian dilanjutkan mengidentifikasi tumbuhan dengan membandingkan gambar dan mengenali spesies untuk dikaji morfologinya. Dalam penelitian ini morfologi yang dikaji khusus bagian bunganya pada tumbuhan angiospermae. Mahasiswa dapat mengetahui bunga termasuk bunga tunggal atau majemuk, organ seksualnya uniseksual atau biseksual. Bunga sempurna atau tidak sempurna. Juga mengetahui bagian-bagian bunga seperti, mahkota, kelopak, putik, benang sari, dan modifikasi bagiannya jika ada. Tempat dilakukannya penelitian di sekitar lingkungan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Hasil penelitian berhasil menemukan 8 spesies bunga angiospermae. Diantaranya, Caesalpinia pulcherrima, Ruellia simplex, Bougainvillea, Euphorbia mili, Plumeria sp., Galinsoga guadriradiata, dan Gomphrena globosa, Trimezia martinicesis. Hanya ditemukannya 8 spesies tersebut karena ada beberapa bunga angiospermae yang belum berbunga. Dari 8 bunga angiospermae tersebut dapat dijadikan sumber belajar bagi mahasiswa.
Implementasi Teori Person Centered Therapy dalam Praktik Mini Konseling Mahasiswa pada Peserta Didik Kelas VII Sekolah Menengah Pertama Aniatun Sholihah; Mila Haneva Wijaya; Putri Kusuma Dewi; Ananda Wulandari
Jurnal Exact: Interdisciplinary Studies Vol. 2 No. 2 (2024): December
Publisher : Excellent Academic Community

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jexact.10068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui permasalahan remaja di tingkat SMP melalui praktik mini konseling 2) menerapkan teori person center therapy dalam praktik mini konseling 3) melakukan praktik mini konseling secara langsung ke peserta didik tingkat SMP. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan atau field research dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah wawancara secara langsung. Konselor menerapkan teori person centered Therapy setelah itu mengulik permasalahan dengan pertanyaan-pertanyaan yang akhirnya dapat membuat konseli sadar bahwa permasalahan yang dialaminya adalah sesuatu yang tidak baik. Hasil penelitian ini berhasil mewawancarai 7 peserta didik kelas VII ditingkat sekolah menengah pertama dengan rincian masalah diantaranya kurang percaya diri, ketidakdisiplinan, memiliki crush, dan berpacaran. Teori person centered therapy ini cocok untuk diterapkan dalam bimbingan dan konseling di sekolah.