Kemiskinan merupakan permasalahan sosial yang harus segera diberantas dalam kehidupan masyarakat. Jika tidak ada tindakan serius untuk menghilangkannya, maka akan banyak permasalahan yang timbul akibat kemiskinan, seperti kriminalitas, kriminalitas; bahkan iman orang yang kuat pun bisa menjadi lemah ketika kemiskinan melanda. salah satu upaya untuk mengurangi tingkat kemiskinan yang ada yaitu dengan memberdayakan masyarakat melalui sektor dunia usaha (industri) untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi. Kesejahteraan ekonomi Islam terbagi menjadi 2 yaitu kesejahteraan dunia dan akhirat. Kesejahteraan adalah kesejahteraan material dan spiritual. Kesejahteraan materi diperoleh dengan meningkatkan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidup, sedangkan kesejahteraan ruhani diperoleh dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan menjaga maqashid syariah. Tujuan dan harapan Maqashid Syariah ini dalam meningkatkan perekonomian masyarakat adalah untuk menghasilkan kesejahteraan bagi masyarakat itu sendiri, baik di dunia maupun di akhirat. Poverty is a social problem that must be immediately eradicated in people's lives. If there is no serious action to eliminate it, there will be many problems that arise due to poverty, such as crime, crime; even a strong person's faith can become weak when poverty strikes. one effort to reduce the level of poverty that exists, namely by empowering the community through the business sector (industry) to improve economic welfare. Islamic economic welfare is divided into 2, namely the welfare of the world and the hereafter. Welfare is material and spiritual welfare. Material welfare is obtained by increasing income to meet life's needs, while spiritual welfare draws closer to Allah SWT by maintaining maqashid sharia. The goal and hope of this Maqashid Syariah in improving the community's economy are to produce prosperity for the community itself, both in this world and in the hereafter.