Kinantika, Melati
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Ledakan Yang Terjadi Di Istanbul Dan Dampaknya Terhadap Suriah Audiananda, Arie Satria; Maudina, Jeanita Seilia; Kinantika, Melati; Ardian, Michael
Jurnal Ilmu Hubungan Internasional LINO Vol 3 No 1 (2023): Kajian Perdamaian dan Kerjasama Internasional
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/lino.v3i1.2219

Abstract

Penelitian ini disusun untuk mengetahui kronologi, faktor, dan dampak dari ledakan yang terjadi di Istanbul.Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif dimana metode ini digunakan untuk mendeskripsikan permasalahan yang terjadi pada ledakan bom di Istanbul, Turki dengan menggunakan literatur berupa buku, jurnal, artikel, berita, dan data-data yang relevan. Setelah semua data terkumpul kemudian dilakukan analisis sehingga menghasilkan kesimpulan yang utuh dan baik dari sisi substansial dan esensial. Peristiwa ledakan yang terjadi di Istanbul ini diawali dengan ledakan pada pukul 16.20 WIB atau 13.30 waktu setempat, Minggu (13/11/2022). Ledakan ini terjadi di Istiklal Avenue, Istanbul, Turki. Diduga pengeboman ini dilakukan oleh Organisasi teroris PKK atau Partai Buruh Kurdistan. Pemimpin dunia pun memberi tanggapannya masing-masing.Tragedi ledakan di Istanbul Turki pada 11 November 2022 lalu bukanlah kali pertama yang terjadi di Turki bahkan di Istanbul. Dari deretan tragedi ledakan di Turki ini, pemerintah Turki menyebutkan bahwa dalang dari aksi tersebut merupakan Partai Buruh Kurdistan (PKK) yang terdapat di Suriah. Aksi pengeboman ini mendapat banyak respon dari berbagai belahan dunia termasuk pemerintah Bulgaria yang memang telah bekerjasama dengan pemerintah Turki.
G20 Results And The Absence Of The Russian President Kinantika, Melati
Jurnal Ilmu Hubungan Internasional LINO Vol 3 No 1 (2023): Kajian Perdamaian dan Kerjasama Internasional
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/lino.v3i1.2225

Abstract

Tulisan ini dibuat dengan tujuan gar pembaca dapat memahami apa itu G20 secara luas dan bagaimana pelaksanaan KTT G20 di Bali pada tahun 2022 ini. Pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi ini melibatkan banyak negara-negara di berbagai belahan dunia. Karena KTT G20 sendiri memnag menbahas isu terkait permasalahan global dan cara megatasinya. Sebagai negara yang membutuhkan peran negara lain, dibutuhkan adanya kerja sama agar terciptnya kesejahteraan serta tercapainya kepentingan negara. Tulisan ini membahas manfaat yang dihasilkan oleh pertemuan G20dan bagaimana pelaksanaannya. Kemudian, tulisan ini juga membahas mengenai ketidak hadiran pemimpin negara Rudia, yaitu Vladimir Putin dalam KTT tahunan ini. Presiden Putin menolak untuk hadir dalam KTT G20 tahun inni dengan alasan yang berujung pada invasinya terhadap Ukraina. Tulisan ini juga menjelaskan bagaimana G20 berjalan tanpa kehadiran Presiden Putin di dalamnya dan bagaimanakah dampaknya. Selain hal tersebut tulisan ini dapat menjadi acuan berpikir dala membahas persoalan dunia yang tengah dihadapi saat ini. Karena dalam tulisan ini akan ditunjukan bagaimana G20 bekerja sesuai fungsinya. Penelitian ini dilakukan secara deskriptif kualitatif dimana dalam penyelesaiannya banyak menggunakan analisis dan pencarian data akurat secara rinci dari sumber-sumbe yang dapat dipercaya.
PENGARUH TATA KELOLA GLOBAL AI TERHADAP KONTESTASI IDEOLOGI AS-TIONGKOK Kinantika, Melati; Chantika Fitri, Anggiana
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 3 (2026): Volume 11 No. 3, September 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i3.63667

Abstract

The rivalry between the United States and China is inseparable from ideological issues that are increasingly expanding into various fields. The technological advancements of the United States and China are now also competing in the field of artificial intelligence. Artificial intelligence is no longer merely a technological advancement but also a system that drives infrastructure development, economic progress, and resource utilization. AI serves as a new instrument to support the political direction of a country. Global AI governance has been established as a platform for cooperation and a guideline on how AI should be used in the global environment. However, the emergence of governance systems has complicated the relationship between these two countries because the ideological differences underlying the U.S. and China give rise to rivalry. As a result, both prioritize their own interests, leading to a struggle for hegemony by strengthening their respective national strategies.