Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMETAAN KERENTANAN LONGSOR BERBASIS GIS : STUDI KASUS DAERAH TAMMASAPI, KABUPATEN MAMUJU, PROVINSI SULAWESI BARAT Zihad Tafaul Hadi
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 1 (2024): JSRD, June 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i1.331

Abstract

Daerah Tammasapi adalah daerah rentan terjadi bencana longsor. Hal ini terbukti dari seringnya kejadian longsor yang menyebabkan infrastruktur rusak. Penelitian ini bertujuan untuk membuat peta zona kerentanan longsor dan mengidentifikasi tipe longsor pada daerah penelitian. Penelitian ini menggunakan metode penilaian skor dan bobot berdasarkan klasifikasi BBSDLP tahun 2009, klasifikasi BNPB tahun 2013 dan Fadillah tahun 2019. Penelitian ini menggunakan data GIS, terdiri dari data kemiringan lereng, jenis batuan, tata guna lahan, jarak dari patahan dan jarak dari sungai. Data-data tersebut di-overlay dengan program ArcGIS dan menghasilkan peta zona kerentanan longsor. Selain data GIS, data penting lain adalah data longsor dari lapangan. Hasil penelitian menunjukkan 4 zona kerentanan longsor pada daerah penelitian yaitu zona longsor sangat tinggi dengan luas 3,91 km2, zona longsor tinggi dengan luas 6,38 km2, zona longsor sedang dengan luas 1,45 km2 dan zona longsor rendah dengan luas 0,07 km2. Tipe longsor yang diidentifikasi adalah tipe debris slides dan tipe rock fall.