Penelitian ini mengkaji kekerasan verbal berbasis gender dalam novel Nayla karya Djenar Maesa Ayu. Aspek yang dikaji yaitu bentuk kekerasan verbal berbasis gender berdasarkan posisi subjek objek. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data berupa novel Nayla karya Djenar Maesa Ayu dan data berupa kutipan kata dan kalimat dalam satuan cerita yang mengandung unsur kekerasan verbal. Tahap pengolahan data meliputi reduksi data, data display, dan penyimpulan (conclusion). Berdasarkan hasil analisis ditemukan bentuk kekerasan verbal berbasis gender berdasarkan posisi subjek objek berupa dominasi perempuan terhadap laki-laki maupun perempuan lain yaitu (a) ungkapan verbal perempuan yang bersifat merendahkan laki-laki dalam bentuk makian dan ancaman. Bentuk kekerasan verbal meliputi kecenderungan penggunaan diksi kekerasan bermakna kontekstual, leksikal, dan konotatif. (b) ungkapan verbal perempuan yang bersifat merendahkan perempuan dalam bentuk makian. Bentuk kekerasan verbal meliputi kecenderungan penggunaan diksi kekerasan bermakna kontekstual, leksikal, dan konotatif. Hal tersebut menggambarkan citra bahwa perempuan lebih berkuasa dan memiliki posisi yang lebih dominan terhadap laki-laki maupun sesama perempuan.