Pasang surut laut merupakan fenomena alam yang terjadi akibat gaya tarik bumi terhadap benda angkasa terutama Bulan dan Matahari. Air laut di permukaan bergerak sangat dinamis sehingga di setiap daerah akan memiliki karakteristik pasang surut laut yang berbeda. Penentuan karakteristik pasang surut laut di Indonesia menggunakan formula Formzahl yang didapat dari beberapa nilai konstanta harmonik hasil dari pengolahan data pasang surut. Pengolahan data pasang surut ini menggunakan data pasang surut permanen milik Badan Informasi Geospasial di 114 lokasi pengamatan dengan interval pengamatan satu menit dan rentang waktu pengamatan satu tahun yaitu di tahun 2012 untuk beberapa stasiun pasang surut permanen serta beberapa di data tahun 2013. Dari hasil penulisan didapatkan bahwa mayoritas perairan laut nusantara memiliki karakteristik pasang surut campuran condong harian ganda. Hal ini menunjukkan bahwa pasang surut di perairan Indonesia sangat kompleks dan sangat dipengaruhi oleh bathimetri dan sebaran pulau.Kata Kunci: gaya tarik bumi, pasang surut laut, formula Formzahl, konstanta harmonik.ABSTRACTOcean Tides is the natural processes of the ocean that caused by the gravitational forces of the Sun, Moon, and the Earth. The ocean surface water moves dynamically, hence the tidal characteristics are different depend on the geographical location. The Formzahl Formulae is used to determine the tidal characteristics based on the tidal harmonic constituents obtained from tidal analysis results. The tidal analysis using 114 tide gauge stations owned by Badan Informasi Geospasial with the observation interval of one minute in 2012 and 2013 for the several stations. The researchâs results show that the majority of Indonesian tidal characteristics are mixed tides prevailing semi diurnal. Therefore these results also indicate that the Indonesian ocean tidal characteristics are complex due to the complex bathymetry and the spreading of islands.Keywords: earth gravitation, ocean tides, Formzahl formulae, harmonic constituents.