Laura Francisca Sudarnoto
Faculty Of Psychology Atma Jaya Catholic University Of Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis kondisi work-life balance perawat rumah sakit ditinjau dari tingkat stres kerja dan masa kerja Laura Francisca Sudarnoto; Irene Hasugian
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v7i1.2418

Abstract

Work-life balance merupakan kepuasan tenaga kerja untuk mencapai keseimbangan kehidupan dan pekerjaan. Profesi perawat diharapkan dapat mencapai kondisi work-life balance. Beberapa kondisi dapat menyebabkan work-life balance perawat menjadi terganggu. Salah satu penyebab adalah stres kerja yang disebabkan tugas yang padat di rumah sakit. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mempengaruhi pelayanan perawatan terhadap pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan work-life balance para perawat ditinjau dari stres kerja dan masa kerja. Penelitian ini merupakan metode kuantitatif dengan rancangan penelitian komparatif. Sampel penelitian sebanyak 128 perawat dari delapan Rumah Sakit di wilayah Jakarta dan Tangerang. Penelitian ini menggunakan instrumen inventori bentuk skala untuk mengukur work-life balance dan stres kerja. Analisis data menggunakan teknik Anova two-way. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan work-life balance sampel perawat berdasarkan stres kerja dan masa kerja. Kesimpulan penelitian ini menemukan bahwa kondisi work-life balance perawat berada pada kategori cukup seimbang dan stres kerja kategori tinggi. Meskipun sebagian perawat mengalami stres kerja yang tinggi di rumah sakit tetapi work-life balance perawat tidak berbeda pada setiap kategori stres kerja. Adanya dukungan keluarga dan lingkungan sosial pada tugas perawat mendukung kondisi work-life balance. Kontribusi penelitian ini untuk menambah wawasan pada kajian aplikasi psikologi kerja dalam konteks tugas tenaga kerja kesehatan.
ALAT UKUR SENSE OF COMMUNITY PADA GENERASI Z DI GEREJA KRISTEN JAWA Triyudanto, Arya; suryani, angela oktavia; Sudarnoto, Laura F. N.
MANASA Vol. 12 No. 2 (2023): Desember, 2023
Publisher : Atma Jaya Catholic University of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/manasa.v12i2.4876

Abstract

Salah satu fenomena yang dijumpai pada generasi Z ialah tidak mau terikat pada lembaga keagamaan tertentu termasuk gereja. Sejatinya, dalam dogma gereja, bersekutu adalah kemestian. Pengukuran psikologis sangat diperlukan untuk mengidentifikasi sejauh mana tingkat sense of community generasi Z dalam hidup menggereja. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dan menguji elemen-elemen psikometris alat ukur sense of community anak muda usia 15-25 tahun yang bergereja di Gereja Kristen Jawa daerah Jakarta dan sekitarnya. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 160 partisipan dengan teknik pengambilan sample melalui convenience sampling. Penelitian dilakukan dua tahap. Tahap pertama meliputi penulisan butir item dan evaluasi atas butir-butir tersebut, tahap kedua memuat pengujian-pengujian psikometri alat ukur. Tahap pertama melibatkan expert judgment untuk mengevaluasi kesesuaian butir item dengan dimensi dan konstruksnya dan melibatkan partisipan untuk uji statistik analisis item. Tahap kedua menguji validitas dan reliabilitas alat ukur, serta menyusun norma alat ukur. Pada tahap uji analisis item, peneliti melibatkan 60 partisipan. Sementara untuk tahap kedua melibatkan 100 partisipan. Pada uji butir item dengan menggunakan metode CVI (I-CVI dan S-CVI) dan item-rest correlation ditemukan 35 butir mewakili dimensi dan konstruk alat ukur. Uji validitas dengan menerapkan metode confirmatory factor analysis menunjukkan bahwa struktur alat ukur fit dengan data lapangan. Uji reliabilitas dengan menggunakan Cronbach’s Alpha menunjukkan alat ukur reliabel dengan koefisien sebesar 0.930. Norma disusun dengan menggunakan metode within-group norma berdasarkan persentil untuk membentuk lima kategori dari rendah hingga sangat tinggi.