Suprajaka, Suprajaka
Badan Informasi Geospasial

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

INDEKS FRAGMENTASI SPASIAL DAN DAMPAK TERHADAP EKOSISTEM LAHAN BASAH DI SURABAYA DAN SEKITARNYA Suprajaka, Suprajaka
GEOMATIKA Vol 18, No 1 (2012)
Publisher : Badan Informasi Geospasial in Partnership with MAPIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3786.148 KB) | DOI: 10.24895/JIG.2012.18-1.191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fragmentasi spasial akibat perkembangan permukiman pada ekosistem lahan basah. Tujuan utama penelitian ini adalah: (1) mengevaluasi komposisi dan konfigurasi pemanfaatan lahan basah secara spasial berdasarkan data geospasial multi-temporal di Surabaya dan sekitarnya, (2) mengevaluasi fragmentasi spasial sebagai akibat dari bentuk, struktur dan pola pemanfaatan lahan basah di Surabaya dan sekitarnya, (3) menyusun konsep model data dan model visual fragmentasi spasial lahan basah di Surabaya dan sekitarnya. Penelitian ini menggunakan metoda eksploratif berdasarkan data geospasial dari berbagai sumber, baik berupa data analog maupun digital secara multi-temporal dan multi-resolusi. Data geospasial yang ada dikelompokkan menjadi 4 periode: (a) sebelum 1965, (b) antara 1965-1985, (c) antara 1985-2005 dan (d) setelah 2005. Prinsip dasar dalam penerapan metoda penelitian eksploratif melalui “image mining” dengan teknik “morfo-spasio-kuantitatif” untuk memahami komposisi dan konfigurasi dari pola konversi pada ekosistem lahan basah. Penelitian ini dilaksanakan pada ekosistem lahan basah dengan tiga satuan bentuklahan yaitu fluvial (F), fluvio-marin (FM) dan marin (M) dan tiga batas administrasi yaitu Gresik, Surabaya dan Sidoarjo. Hasil utama dari penelitian ini adalah bahwa konversi lahan basah untuk permukiman di Surabaya dan sekitarnya telah mengakibatkan fragmentasi spasial.Kata Kunci: Citra Multi Temporal, Bentuklahan, EkosistemLahan Basah, Perkembangan Permukiman,  Fragmentasi Spasial ABSTRACTThis study aims to describe spatial fragmentation due to residential development on wetland ecosystems. The main objectives of this study are: (1) to spatiallyevaluate the composition and configuration of the use of wetland based on multi-temporal geospatial data, (2) evaluate wetland spatial fragmentation as a result of changes in shape, structure, and pattern of wetlands usage in Surabaya and its surroundings, (3) conceptualize data and visual model of wetlands spatial fragmentation. The research was conducted on wetland ecosystems with three landform units i.e. fluvial (F), fluvio-marine (FM) and marine (M) in three different administrative regions i.e. Gresik, Surabaya, and Sidoarjo.  This study  deployed exploratory method of geospatial data from various sources both in analog and digital form of multi-temporal and multi-resolution. Those geospatial data were grouped into four time periods: (a) before 1965, (b) between 1965-1985, (c) between1985-2005, and (d) after 2005.  A basic principle in this exploratory research  wasthe usage of “image mining” using "morpho-spasio-quantitative" technique through detection, identification, and measurement of land use dynamic as basis to analyze the composition and configuration of wetland ecosystems conversion pattern. The results of the conversion pattern analysis of wetland ecosystems were used to describe the form and spatial fragmentation of the man-made wetlands ecosystems.Key Words:Multi-Temporal Images, Wetland Ecosystem, Settlement Development, Spatial Fragmentation