Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EFEKTIVITAS PROGRAM KELUARGA HARAPAN(PKH) DALAM MENGATASI KEMISKINAN DI KELURAHAN KADOLOMOKO KECAMATAN KOKALUKUNA KOTA BAUBAU Alnamira, Alnamira; Basir, Askal; Gazalin, Junaid
MITZAL (Demokrasi, Komunikasi dan Budaya) : Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Komunikasi Vol 7, No 2 (2022): MITZAL, Volume 7, Nomor 2, November 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/mitzal.v7i2.3652

Abstract

The type of research used in this study is a qualitative research with a descriptive approach. Three methods of data collection include observation, interviews, and literature study. Data reduction, data presentation, and drawing conclusions are examples of data analysis procedures in this study. The results show that four indications, including targeting, outreach, objectives, and implementation monitoring, can be used to determine whether it is effective or ineffective. The implementation of the Family Hope Program (PKH) in Kadomoko Village, Kokalukuna District as an effort to alleviate poverty, according to research findings that it has not been targeted by using data from the center, it is necessary to update the data again and submit it to the center. (2) The companion party has carried out the socialization of the program implementation well. (3) Objectives The implementation of the program in several components has been going well, such as awareness of the importance of education, but this is inversely proportional to the awareness of the importance of health. (4) Monitoring of Program Implementation will continue to be carried out. Although there are some field constraints in its implementation, solutions are still being sought such as continuing to provide socialization about PKH. 
PENGOPTIMALAN UMKM DI DESA TANJUNG GUSTA DENGAN PROMOSI DIGITAL MELALUI PENDEKATAN MANAJEMEN Rahma, Sabila; Amriadi, Tara; Alnamira, Alnamira; Mutiah Khaira Sihotang
Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa) Vol. 3 No. 4 (2024): Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa)
Publisher : CV SWA Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8765/krepa.v3i4.6111

Abstract

The aim of carrying out this Real Work Lecture (KKN) activity with the theme Optimizing MSMEs in Tanjung Gusta Village with digital promotion through a sharia management approach is to provide knowledge and understanding to the public about how important the use of technology is in the current digital era. The use of technology in digital marketing is very necessary to encourage the businesses of the Sait Buttu Saribu Village community in introducing and promoting their products to a wider market, so that businesses can develop further. The methods used within the target empowerment group framework in this KKN program include: observation, interviews, documentation, training, mentoring, lectures, socialization and practice. The results of the activities during the KKN program were aimed at increasing public understanding, especially the younger generation, about the importance of managing finances wisely and investing in sharia. Activities to socialize the importance of saving from an early age aim to increase awareness and behavior of saving and investing among the community, especially among children and teenagers. Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dengan tema Pengptimallan UMKM di Desa Tanjung Gusta dengan promosi digital melalui pendekatan manajemen syariah adalah untuk memberikan sebuah pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat tentang betapa pentingnya penggunaan teknologi pada era digital saat ini. Penggunaan teknologi dalam digital marketing sangat diperlukan untuk mendorong usaha masyarakat Desa Sait Buttu Saribu dalam memperkenalkan dan mempromosikan produk nya ke pasar yang lebih luas, sehingga usaha dapat lebih berkembang lagi. Metode yang digunakan dalam kerangka pemberdayaan kelompok sasaran pada program KKN ini antara lain melalui: kegiatan observasi, wawancara, dokumentasi, pelatihan, pendampingan, ceramah, sosialisasi, dan praktek. Adapun hasil kegiatan selama program KKN berlangsung kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, terutama generasi muda, tentang pentingnya mengelola keuangan secara bijak dan berinvestasi secara syariah. Kegiatan sosialisasi pentingnya menabung sejak dini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku berhemat serta berinvestasi di kalangan masyarakat, terutama di kalangan anak-anak dan remaja.
Strategi Pengembangan Manajemen Bisnis Syariah Di Era Digital: Studi Literatur Alnamira, Alnamira; Karimah, Nurul; Musyafa, Fadhil; Siregar, Pani Akhiruddin
Journal of Exploratory Dynamic Problems Vol. 2 No. 4 (2025): Vol.2 No.4 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edp.v2i4.133

Abstract

Pengembangan bisnis syariah di era digital memerlukan pendekatan holistik, termasuk peningkatan edukasi masyarakat tentang prinsip-prinsip perbankan syariah melalui berbagai platform edukasi. Kolaborasi antara lembaga keuangan syariah dan nonsyariah diperlukan untuk menciptakan produk-produk inovatif yang dapat diakses oleh masyarakat luas, khususnya UMKM, guna mendukung inklusi keuangan dan pertumbuhan ekonomi. Pemanfaatan teknologi, seperti fintech dan blockchain, sangat penting dalam meningkatkan efisiensi operasional, menekan biaya transaksi, dan memastikan kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah. Strategi pemasaran digital, termasuk pemasaran melalui media sosial, SEO, dan konten, perlu diperkuat untuk meningkatkan brand awareness dan membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen. Selain itu, optimalisasi operasional dengan menggunakan teknologi terkini akan membantu perusahaan meningkatkan efisiensi dan produktivitas. Peningkatan akses layanan keuangan syariah bagi UMKM juga sangat penting agar sektor ini dapat tumbuh lebih pesat. Dengan langkah-langkah tersebut, pelaku usaha syariah dapat memanfaatkan peluang di era digital dan berkontribusi dalam menciptakan ekonomi yang lebih inklusif dan berkeadilan.