Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi merupakan sebuah kondisi kronis yang diindikasikan dengan adanya peningkatan tekanan darah dinding pembuluh darah arteri. Jika seseorang tekanan darahnya memperlihatkan hasil > 140/90 mmHg maka orang tersebut dapat dinyatakan mengalami gejala hipertensi ataupun penyakit tekanan darah tinggi. Pada saat seorang individu didiagnosa mengalami hipertensi, maka yang bersangkutan harus melakukan pengobatan dan kontrol hipertensi. Pengobatan hipertensi bisa dilaksanakan secara non farmakologi dan secara farmakologi, ketidakpatuhan penderita hipertensi terhadap kontrol hipertensi sangat tidak baik. Hal tersebut menjadi salah satu faktor penyebab tidak terkontrolnya tekanan darah yang nantinya sangat mempengaruhi munculnya berbagai macam komplikasi. Supaya kepercayaan diri semakin meningkat dan mempunyai motivasi untuk menghadapi permasalahan dan meningkatkan kepatuhan pengobatan dan diet hipertensi maka dalam hal ini dukungan dari keluarga sangat dibutuhkan. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini yaitu untuk menguji korelasi dukungan keluarga dan kepatuhan pengobatan penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Klego I Boyolali tahun 2023. Penelitian ini berjenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelasi, instrument yang digunakan kuesioner dukungan keluarga dengan 12 pernyataan dan kepatuhan pengobatan dengan 8 pernyataan, populasi pada penelitian ini sejumlah 73 orang, dalam penelitian ini yang menjadi sampelnya adalah seluruh penderita hipertensi yang megikuti kegiatan PROLANIS di Puskesmas Klego 1 Boyolali, pengambilan sampelnya mempergunakan teknik non-Probabillity sampling dengan sampling jenuh (total sampling). Hasil Penelitian ini diperoleh adanya korelasi antara kepatuhan pengobatan dengan dukungan keluarga pada penderita hipertensi. Jika seorang penderita hipertensi mendapatkan dukungan yang penuh dari keluarga hal tersebut sangat membantu mempercepat proses penyembuhannya, terlebih jika mayoritas anggota keluarga yang merawat penderita mempunyai tingkat pengetahuan yang cukup sehingga bisa mengambil keputusan yang tepat dalam melakukan pengobatan.