Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Daya Tarik Mata Pelajaran Bahasa Inggris Menggunakan Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dengan Media Audio Visual pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Namohalu Esiwa Yanar Krisnawati Zendrato
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 2 (2024): GJMI - FEBRUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i2.301

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di sekolah menengah dan bertujuan untuk Upaya Meningkatkan Daya Tarik Mata Pelajaran Bahasa Inggris Menggunakan Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dengan Media Audio Visual pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Namohalu Esiwa. media massa Penelitian ini diikuti oleh siswa kelas SMP VIII, total 30 mata pelajaran Bahasa Inggris. Informasi keberhasilan akademik siswa diperoleh melalui metode tes instrumental yaitu. Berupa tes akademik. Data kemudian dianalisis menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif .Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) pada media audio visual dapat meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris siswa kelas VIII SMP semester I tahun pelajaran 2023/2024.Rata-rata hasil belajar siswa sebesar menunjukkan peningkatan dari siklus I ke siklus II. Rata-rata hasil belajar siswa kelas hanya mencapai 66,76 pada awal pembelajaran, meningkat menjadi 73,82 pada periode pertama, dan 83,82 pada pada periode kedua. Ketuntasan klasikal awal hanya mencapai 38,23%, meningkat menjadi 67,64% pada siklus I dan menjadi 94,11% pada siklus II dengan judul Upaya Meningkatkan Daya Tarik Mata Pelajaran Bahasa Inggris Menggunakan Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) dengan Media Audio Visual pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Namohalu Esiwa
Upaya Peningkatan Hasil Pembelajaran Bahasa Inggris Siswa Kelas VIII Menggunakan Model Focus Group Discussion pada SMP Negeri 2 Namohalu Esiwa Yanar Krisnawati Zendrato
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 1 No. 6 (2023): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v1i6.302

Abstract

Pembelajaran bahasa Inggris di SMP/MTS diorientasikan agar siswa dapat mencapai tingkat fungsional, yaitu. berkomunikasi secara lisan dan tertulis memecahkan masalah sehari-hari. Dalam pembelajaran Bahasa Inggris masih sering terlihat siswa tidak mau bertanya kepada guru , padahal mereka kurang memahami materi yang disampaikan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana efektivitas metode focus group Discussion dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Bahasa Inggris . Siswa Kelas VIII mengikuti penelitian ini pada tahun ajaran 2023-2024. Siswa yang berjumlah 30 orang, 16 orang siswa laki-laki dan 14 orang siswa perempuan. Penelitian ini berlangsung dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari; “perencaaan, tindakan, observasi dan refleksi. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini meliputi : hasil belajar siswa, observasi terhadap aktifitas selama pembelajaran, hasil post tes yang diberikan dan refleksi dari lembar kuis refleksi. Observasi kinerja guru dalam pembelajaran dengan metode Focus Group Discussion dan refleksi dari mitra peneliti, yang diambil pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akitivitas Guru meningkat dengan baik yaitu mencapai (standar skor “baik”) sudah menguasai dan menerapkan model Focus Group Discussion dalam pembelajaran dan pada akhir siklus 2 pada umumnya sudah berkisar pada (standar Skor” sangat baik ). Partisipasi siswa saat KBM pada petemuan pertama siklus 1 masih rendah (berkisar pada standar”cukup), tetapi pada pertemuan kedua siklus satu mulai meningkat( standar skor “baik”)dan suasana kelas semakin harmonis. Pada Akhir silkus 2 pada umumnya siswa sudah berpartisi “sangat baik” pada saat KMB. Hasil belajar siswa pada akhir Siklus 1 semakin meningkat menjadi 17 dari 30 siswa (64%) yang mencapai nilai standar ketuntasan belajar dibanding sebelum PTK berlangsung dari 30 siswa, 17 (60%) siswa yang tuntas. Pada akhir siklus 2 semakin membaik yaitu mencapai 25 dari 30 siswa (80%) mencapai standar ketuntasan belajar, nilai mereka rata-rata di atas KKM: 70. Memperhatikan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan pemebelajaran Focus Group Discussion, terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa di Kelas VIII Menggunakan Model Focus Group Discussion pada SMP Negeri 2 Namohalu Esiwa