Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Mengajarkan Konsep Dharma Dan Kharma Dalam Pendidikan Agama Hindu Ni Luh Kade Dwicandra Kartika
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i1.2261

Abstract

Artikel ini membahas cara mengajarkan konsep-konsep kunci dalam ajaran agama Hindu, yaitu Dharma dan Karma, dalam konteks pendidikan agama. Dharma, yang berarti kewajiban atau tugas moral, dan Karma, yang berarti tindakan dan akibatnya, adalah konsep fundamental yang membentuk dasar ajaran etika Hindu. Artikel ini mengeksplorasi berbagai metode pengajaran yang efektif untuk memperkenalkan dan menginternalisasi kedua konsep ini kepada siswa. Metode penelitian yang digunakan mencakup studi literatur, observasi kelas, dan wawancara dengan pendidik serta siswa. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa metode pengajaran berbasis cerita, studi kasus, dan pembelajaran berbasis pengalaman memberikan hasil yang signifikan dalam membantu siswa memahami dan menerapkan konsep Dharma dan Karma. Metode-metode ini tidak hanya memudahkan pemahaman konsep-konsep abstrak tetapi juga memfasilitasi penerapannya dalam kehidupan sehari-hari siswa. Artikel ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan dalam mengajarkan konsep-konsep ini dan memberikan rekomendasi untuk praktik pengajaran yang lebih efektif, termasuk pengembangan materi ajar yang relevan dan pelatihan untuk pendidik.
Pentingnya Pendididkan Agama Hindu Dalam Pembentukan Karakter Anak Ni Luh Kade Dwicandra Kartika
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i1.2263

Abstract

Pendidikan agama Hindu memiliki kontribusi signifikan dalam pembentukan karakter anak melalui penanaman nilai-nilai moral dan etika yang luhur. Artikel ini mengeksplorasi bagaimana nilai-nilai seperti dharma (kebenaran dan kewajiban), ahimsa (tanpa kekerasan), dan satya (kejujuran) dapat diterapkan dalam pendidikan anak sejak usia dini. Menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui studi literatur, wawancara mendalam dengan pendidik dan orang tua, serta observasi di sekolah-sekolah yang menerapkan kurikulum pendidikan agama Hindu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Hindu efektif dalam membentuk karakter anak, yang tercermin dalam perilaku yang lebih positif dan pemahaman moral yang lebih baik. Selain itu, kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan komunitas terbukti memainkan peran penting dalam mendukung pendidikan agama. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan seperti pengaruh globalisasi dan media yang bertentangan dengan nilai-nilai agama serta strategi untuk mengatasinya. Artikel ini menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak dalam mempromosikan nilai-nilai Hindu untuk pembentukan karakter yang kuat dan berakar pada tradisi luhur  Kesimpulan dari studi ini menekankan perlunya penguatan pendidikan agama Hindu sebagai bagian integral dari pembentukan karakter anak untuk menciptakan generasi yang berintegritas, toleran, dan bertanggung jawab
Historis Perkembangan Agama Hindu Dari Zaman Weda Hingga Modern Kadek Purnama Wati; Ni Luh Kade Dwicandra Kartika; Ni Luh Gede Ida Antari; Ni Nengah Ayu Suartini; Ni Nyoman Suami
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 1 No. 3 (2023): GJMI - SEPTEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v1i3.676

Abstract

Agama Hindu, salah satu yang tertua di dunia, muncul di India dan berkembang melalui enam fase utama: Zaman Weda, Brahmana, Purana, Sangkaracharya, Bhakti, dan Hindu Modern. Penelitian bertujuan untuk menguraikan sejarah terkair agama hindu yang dimulai dari zaman weda hingga hindu modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk memahami sejarah perkembangan agama Hindu dari zaman Weda hingga modern, dengan fokus pada interpretasi dan analisis sumber-sumber historis. Data dikumpulkan melalui studi literatur dan analisis artefak arkeologis, serta dianalisis secara tematik untuk mengidentifikasi pola-pola utama dalam perkembangan agama Hindu dan pengaruhnya terhadap peradaban di India dan Indonesia. Perkembangan agama Hindu dari zaman Weda hingga zaman modern menunjukkan evolusi yang kompleks dan dinamis, mulai dari henoteisme pada Zaman Weda hingga interpretasi ritual dan filsafat yang mendalam pada periode Brahmana dan Upanisad. Pada Zaman Bhakti dan Hindu Modern, pembaruan signifikan terjadi dengan gerakan devosi personal yang lebih inklusif dan reformasi ajaran yang kontekstual. Setelah kemerdekaan India, ajaran Hindu terus beradaptasi secara global, mencerminkan fleksibilitas dan relevansinya bagi masyarakat modern.