Ramadhan, Fathiya Aulia
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEMANDIRIAN LANSIA DALAM PEMENUHAN ACTIVITY DAILY LIVING (ADL) DI POSYANDU KAYU TANAM, LAREH SAGO HALABAN, PAYAKUMBUH Masnarivan, Yeffi; Putri, Ezzha Elfansdha; Ramadhan, Fathiya Aulia; Lubis, Marsha Fidela; Affa, Sausan Akbari
Mitra Raflesia (Journal of Health Science) Vol 16, No 1 (2024)
Publisher : LPPM STIKES BHAKTI HUSADA BENGKULU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51712/mitraraflesia.v16i1.368

Abstract

ABSTRAKLatar Belakang: Peningkatan jumlah lansia memunculkan tantangan yang kompleks bagi individu, keluarga, dan masyarakat. Proses penuaan secara alami membawa perubahan pada aspek fisik dan mental memiliki konsekuensi terhadap situasi ekonomi dan sosial. Perubahan ini signifikan dalam memengaruhi kemandirian lansia dalam aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi program skrining di Kabupaten 50 Kota, menganalisis faktor yang berhubungan dengan tingkat kemandirian ADL lansia di Posyandu Lansia Kayu Tanam.Metode: Desain penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan metode cross-sectional. Populasi terdiri dari 85 lansia di Posyandu Lansia Kayu Tanam, dengan sampel 71 responden untuk mengatasi potensi kekurangan data. Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square.Hasil: Hasil uji statistik menunjukan bahwa terdapat 7 variabel yang diuji dengan kemandirian ADL lansia. Sebanyak 4 variabel memiliki hubungan signifikan dengan kemandirian ADL lansia yaitu kelompok lansia (p-value <0,0001), status marital (p-value <0,0001), status pekerjaan (p-value <0,0001) dan durasi tidur (p-value = 0,039). Variabel lainnya meliputi jenis kelamin, tingkat Pendidikan dan skala depresi tidak memiliki hubungan signifikan secara statistik.Simpulan: Disarankan kepada lansia untuk hidup mandiri, menjaga kesehatan, melaksanakan senam lansia, dan meningkatkan perekonomian melalui rutinitas pemeriksaan kesehatan, ibadah, dan aktivitas ekonomi.Kata Kunci: Faktor, Activity Daily Living (ADL), Kemandirian Lansia. ABSTRACTBackground: The increasing number of elderly people poses complex challenges for individuals, families and society. The aging process naturally brings changes in physical and mental aspects that have consequences for the economic and social situation. This change is significant in influencing the independence of elderly people in daily activities. This study aims to evaluate the screening program in 50 Cities Districts, analyzing factors related to the level of ADL independence for elderly people at the Kayu Tanam Elderly Posyandu. Method: This research design is descriptive quantitative with a cross-sectional method. The population consisted of 85 elderly people at the Kayu Tanam Elderly Posyandu, with a sample of 71 respondents to overcome potential data deficiencies. Univariate and bivariate data analysis using the chi-square test. Results: The statistical test results show that there are 7 variables tested for the ADL independence of the elderly. A total of 4 variables have a significant relationship with the ADL independence of the elderly, namely the elderly group (p-value <0.0001), marital status (p-value <0.0001), employment status (p-value <0.0001) and sleep duration (p-value = 0.039). Other variables including gender, education level and depression scale did not have a statistically significant relationship. Simpulan: It is recommended for the elderly to live independently, maintain health, carry out elderly exercise, and improve the economy through routine health checks, worship, and economic activities.Keywords: Factors, Activity Daily Living (ADL), Elderly Independence
FAKTOR RISIKO KEJADIAN KEMATIAN IBU DI KOTA PADANG Ramadhan, Fathiya Aulia; Masnarivan, Yeffi; Eka Putri, Ade Suzana
Menara Medika Vol 8, No 2 (2026): VOL 8 NO 2 MARET 2026
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v8i2.6991

Abstract

Pendahuluan: Kematian ibu ialah kondisi dimana terjadinya kematian pada ibu dalam periode kehamilan hingga 42 hari setelah persalinan yang diakibatkan atau diperberat oleh kondisi kehamilan dan penanganannya serta bukan disebabkan oleh kecelakaan ataupun cidera. Terjadinya peningkatan jumlah kematian ibu di Kota Padang dari tahun 2022 hingga 2023 dapat disebabkan oleh beragam faktor risiko yang mungkin berhubungan diantaranya status gizi, riwayat penyakit, riwayat abortus, usia, paritas, riwayat ANC, preeklamsia dan pendarahan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko apa saja yang berhubungan dengan kejadian kematian ibu di Kota Padang tahun 2023. Metode: Penelitian menggunakan metode kasus-kontrol, populasi kasus yaitu kematian ibu yang tercatat dalam profil kesehatan Kota Padang tahun 2023 sebanyak 23 kasus. Teknik pengambilan sampel kasus dengan total sampling dan sampel kontrol dengan random sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan pada faktor riwayat penyakit, usia, dan pendarahan terhadap kematian ibu di Kota Padang tahun 2023. Kesimpulan: Petugas kesehatan dapat memberikan pengarahan terkait usia kehamilan pada catin, pemahaman mengenai tanda bahaya kehamilan dan awareness ibu hamil agar dapat ditingkatkan.