Potensi batugamping di Indonesia sangat besar dan hamper merata di seluruh Indonesia. Data yang pasti mengenai jumlah cadangan batugamping di Indonesia belum ada, namun secara umum jumlah batugamping Indonesia mencapai 28,678 miliyar ton. Salah satu provinsi dengan cadangan batugamping terbesar merupakan Nusa Tenggara Timur. Penelitian yang dilakukan untuk mengetahui kadar CaO yang terkandung pada batugamping kalkarenit dan batugamping kristalin dengan metode kalsinasi menggunakan tanur listrik kemudian dilakukan analisa menggunakan XRD. Adapun hasil pengujian sampel batugamping kalkarenit dengan menggunakan tanur listrik kadar CaO yang dihasilkan sebesar 47% sedangkan sampel batugamping kristalin kadar CaO yang dihasilkan 94%.