Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

STRATEGI SEKOLAH DALAM MEMBUDAYAKAN POLA HIDUP SEHAT KEPADA PARA SISWA DI SDIT AL-HIJRAH 2 DELI SERDANG Dini, Alifah; Dora, Nuriza; Hati, Silvia Tabah
Islamijah: Journal of Islamic Social Sciences Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/islamijah.v5i2.21442

Abstract

This research aims to analyze the strategies carried out by schools in cultivating healthy lifestyles among students at SDIT Al-Hijrah 2 Deli Serdang. Schools not only pay attention to strategies in implementing learning but also pay attention to student health which is done by cultivating the school so that students get used to healthy living behavior. This research uses qualitative research using analytical descriptive methods. Data was obtained using data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. The aim of this research is to determine the strategy, implementation and impact of the healthy living culture carried out at SDIT Al-Hijrah 2 Deli Serdang. The results of this research show that (1) the strategy carried out by schools in cultivating healthy lifestyles is carried out by habituation (enculturation) in the form of written rules outlined on banners in the school environment, conveying various important information to parents through FKOMG, habituation or acculturation (enculturation ) in each class, and through the P5 program. (2) Implementation of strategies for cultivating a healthy lifestyle is carried out in several ways, namely the unavailability of canteens, healthy eating patterns, provision of drinking water in schools, school catering, afternoon naps, maintaining environmental cleanliness, exercise, and fasting on Mondays and Thursdays. (3) The impact of the strategy and implementation of a healthy lifestyle makes students disciplined, self-controlled and independent, has a sense of responsibility and care for students. The results of this research can be used as an example for other schools to pay attention to student health and make healthy lifestyles part of their school culture.Keywords: Strategy, Culture, and Healthy Lifestyle.
SIKAP SISWA TERHADAP BULLYING DI SMA NEGERI 1 KUALUH SELATAN: Tanggapan dan harapan untuk perubahan Br.Tanjung, Halimatussa’ Diyah; Fauza, Hendri; Dora, Nuriza
Islamijah: Journal of Islamic Social Sciences Vol 5, No 2 (2024)
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/islamijah.v5i2.21494

Abstract

Penelitian ini  mengenai Respon Siswa Mengenai Perilaku Bullying Di SMA Negeri 1 Kualuh Selatan. Penelitian  ini dilakukan di SMA Negeri 1 Kualuh Selatan. Penelitian  ini  menjabarkan  mengenai bagaimana respon siswa mengenai perilaku bullying, yang mana hal ini dilihat dari bagaimana cara siswa mengorganisasikan pemahaman yang ia dapatkan dari apa yang indranya dapatkan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Kualitatif dengan pendekatan Studi Kasus. Teknik pengumpulan data dengan melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak sepuluh orang. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Kualuh Selatan. Hasil penelitian yang didapat menunjukkan bahwa terdapatnya beberapa perilaku yang terindikasi melakukan pembullyan kepada teman sekelasnya, dengan adanya indikasi ini menunjukan bahwasanya para siswa telah dapat mengartikan apa yang dimaksud dengan perlakuan bullying ini. Dengan adanya perlakuan bullying ini tidak hanya korban dan pelaku yang terlibat namun juga siswa yang menjadi saksi terhadap adanya pelakuan bullying. Dari keterlibatannya semua siswa di dalam lingkungan sekolah ini akan melihat bagaimana pandangan mereka terhadap bullying Kata Kunci: Respon siswa, Bullying, Pelaku Bullying
TRADISI BROKOHAN: NILAI-NILAI DAN MAKNA PADA SUKU JAWA Dora, Nuriza; Wardani, Sukma; Rohani, Tiwi; Amelia Harahap, Windi
JURNAL TIPS JURNAL RISET, PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol 3, No 1 (2025)
Publisher : UIN SU Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi brokohan, serta memahami makna dibalik pelaksanaannya dalam budaya Jawa. Tradisi brokohan merupakan salah satu bentuk tradisi yang berkembang dalam suku Jawa, yang secara khusus berkaitan dengan upacara adat untuk menyambut kelahiran bayi sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan. Tradisi ini mengandung berbagai nilai dan makna yang sangat penting dalam kehidupan sosial, budaya, dan spiritual masyarakat Jawa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode model analisis interaktif. Model ini memiliki tiga elemen utama yaitu, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Setelah data disajikan, peneliti menyimpulkan nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi brokohan pada masyarakat suku Jawa yaitu sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan dan agar sehat selamat, serta tidak ada halangan apapun, menjaga kebersamaan antar masyarakat suku Jawa. Maknanya sebagai bentuk keharmonisan dan bentuk penguatan identitas pada masyarakat Jawa.
TRADISI MARKOBAR SEBAGAI IDENTITAS DAN KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT BATAK MANDAILING Dora, Nuriza; Saskia Lingga, Ayu; Audry, Fadilani; Husna, Fadilatul
JURNAL TIPS JURNAL RISET, PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol 2, No 2 (2024)
Publisher : UIN SU Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji Tradisi Markobar sebagai identitas dan kearifan lokal masyarakat Mandailing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali bagaimana tradisi Markobar berfungsi sebagai identitas budaya dan kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat Mandailing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dimana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Markobar, yang berarti "berbicara," merupakan tradisi lisan yang menggambarkan kearifan lokal masyarakat Mandailing. Kearifan lokal ini dianggap penting untuk digali, dikaji, dan direvitalisasi karena memiliki peran yang krusial dalam memperkuat jati diri bangsa di tengah tantangan globalisasi. Tradisi Markobar umumnya dilaksanakan dalam acara siriaon (pesta dalam suasana gembira) atau dalam acara duka cita seperti silulutun. Dalam upacara pernikahan, Markobar dimulai dengan pembukaan oleh suhut, dijawab oleh mora hingga kahanggi, dan kemudian dilanjutkan dengan nasihat dari keluarga kedua mempelai yang berlandaskan sistem dalian natolu. Sementara pada upacara kematian, meskipun serupa, Markobar lebih menekankan pada pesan penyemangat dan ucapan duka cita, yang diawali dengan pembukaan oleh suhut dan dilanjutkan oleh keluarga.