Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui peran kepala sekolah dalam mengembangkan budaya literasi baca tulis di SMPN 3 Praya dan SMPN 4 Praya Tengah, (2) Untuk mengetahui penerapan budaya literasi baca tulis di SMPN 3 Praya dan SMPN 4 Praya Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis Fenomenologi. Lokasi penelitan ini adalah di SMP Negeri 3 Praya dam SMP Negeri 4 Praya Tengah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, sedangkan analisis data mengunakan Teknik Milles & Huberman yaitu; pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, adapaun untuk pengujian keabsahan data yaitu kredibilitas, keteralihannya, ketergantungan dan kepastian. Hasil penelitian ini menunjukkan Peran kepemimpinan kepala sekolah tersebut antara lain: 1) sebagai pembuat kebijakan sekolah; 2) sebagai motivator; 3) sebagai Pengawas; 4) sebagai Inisiator Kerjasama Team Work. Pelaksanaan peran-peran tersebut akan maksimal bila kepala sekolah menjalin hubungan baik dengan seluruh warga sekolah serta masyarakat termasuk orang tua/wali siswa. Penerapan Budaya Literasi di sekolah di SMPN 3 Praya dan SMPN 4 Praya Tengah adalah: (a) Pembiasaan pelakasanaan program-program rutin yang telah direncanakan dan dilaksanakan secara kontinyu dan terus menerus, (b) Menerapkan Strategi Literasi yaitu dengan membentuk Struktur organisasi, pembentukan team work (tim literasi), (c) prilaku membangun hubungan social dalam organisasi yang harmonis sehingga semua program kegiatan literasi dapat berjalan sesuai dengan perencanaan.