Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Eco-Awareness Dalam Pendidikan Islam (Studi Pendidikan Lingkungan Di Ponpes Nurul Haramain Narmada Lombok Barat) Sohdi, Sohdi
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v9i1.4806

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan kesadaran santri dalam menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan dalam pandangan pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan pembentukan kesadaran menjaga lingkungan (eco-awareness) merupakan gagasan pimpinan Ponpes Nurul Haramain Narmada. Gagasan ini berdasarkan idiologi agama Islam dan sikap sosial pimpinan yang ingin disalurkan karena kecintaannya kepada lingkungan. Adapun eco-awareness (kesadaran lingkungan) dalam pendidikan Islam di ponpes Nurul Haramain Narmada memiliki konsep yang berlandaskan pada konsep ajaran Islam yaitu: (1) Pahala shadaqah jariyah (shadaqah yang tidak akan terputus), (2) Memperbanyak nilai hidup yang bermakna (3) Akhirat lebih utama (4) Saling kasih-sayang kepada sesama makhluk Allah (5) Dosa besar bagi perusak pepohonan (6) Memelihara ketentraman dalam beribadah. Sedangkan bentuk implementasinya dilaksanakan secara integratif dalam berbagai aspek pendidikan, baik dalam proses pembelajaran, ekstrakurikuler, sumber dan media pembelajaran, dan sarana dan prasarana pondok. Proses pembelajaran yang dilaksanakan selain dilakukan di dalam ruangan, dilakukan juga di alam terbuka, dengan menekankan masalah lingkungan lintas mata pelajaran yang didukung oleh sumber pembelajaran yang relevan dengan materi yang bertema alam. Adapun eco-awareness santri tercermin pada kegiatan para santri yaitu: (1) santri diajarakan pendidikan yang ramah lingkungan, (2) santri diberikan contoh tindakan konservasi oleh ponpes, (3) santri melestarikan kesadaran dan kebersamaan dalam konservasi, tujuannya agar santri terbiasa dalam menjaga dan memelihara lingkungan. 
Eco-awareness Dalam Pendidikan Islam (Studi Pendidikan Lingkungan Di Ponpes Nurul Haramain Narmada Lombok Barat) Sohdi, Sohdi
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 1 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Februari)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i1.4799

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan kesadaran santri dalam menumbuhkan kesadaran menjaga lingkungan dalam pandangan pendidikan Islam. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian mengungkapkan pembentukan kesadaran menjaga lingkungan (eco-awareness) merupakan gagasan pimpinan Ponpes Nurul Haramain Narmada. Gagasan ini berdasarkan idiologi agama Islam dan sikap sosial pimpinan yang ingin disalurkan karena kecintaannya kepada lingkungan. Adapun eco-awareness (kesadaran lingkungan) dalam pendidikan Islam di ponpes Nurul Haramain Narmada memiliki konsep yang berlandaskan pada konsep ajaran Islam yaitu: (1) Pahala shadaqah jariyah (shadaqah yang tidak akan terputus), (2) Memperbanyak nilai hidup yang bermakna (3) Akhirat lebih utama (4) Saling kasih-sayang kepada sesama makhluk Allah (5) Dosa besar bagi perusak pepohonan (6) Memelihara ketentraman dalam beribadah. Sedangkan bentuk implementasinya dilaksanakan secara integratif dalam berbagai aspek pendidikan, baik dalam proses pembelajaran, ekstrakurikuler, sumber dan media pembelajaran, dan sarana dan prasarana pondok. Proses pembelajaran yang dilaksanakan selain dilakukan di dalam ruangan, dilakukan juga di alam terbuka, dengan menekankan masalah lingkungan lintas mata pelajaran yang didukung oleh sumber pembelajaran yang relevan dengan materi yang bertema alam. Adapun eco-awareness santri tercermin pada kegiatan para santri yaitu: (1) santri diajarakan pendidikan yang ramah lingkungan, (2) santri diberikan contoh tindakan konservasi oleh ponpes, (3) santri melestarikan kesadaran dan kebersamaan dalam konservasi, tujuannya agar santri terbiasa dalam menjaga dan memelihara lingkungan.