Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat anak dalam membaca dan menulis puisi. Keterampilan menulis puisi siswa masih tergolong rendah karena masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menulis puisi hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan siswa dalam menuangkan ide dan menguasai kosa kata sehingga siswa kurang minat dalam menulis terutama menulis puisi. Penerapan program gerakan literasi sekolah yang dibuat oleh pemerintah menjadi solusi dalam meningkatkan minat siswa dalam menulis dan membaca, sehingga peneliti tertarik meneliti terkait kemampuan menulis puisi siswa baik dan benar sesuai dengan unsur pembangunnya dengan adanya penerapan Gerakan Literasi Sekolah. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar presentase tingkat penguasaan kemampuan menulis puisi siswa kelas V SD Negeri Pamulang Indah dengan adanya penerapan Gerakan Literasi Sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Dalam penelitian ini, instrumen yang digunakan adalah tes tertulis dengan bentuk menulis puisi yang dilakukan oleh siswa kelas V SD Negeri Pamulang Indah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata skor yang didapat berdasarkan hasil penulisan puisi yang dibuat oleh 103 siswa SD Negeri Pamulang Indah dengan adanya penerapan Gerakan Literasi Sekolah yaitu 85,54 yang jika diubah berada pada kategori 60 dengan interval 55%-64% yaitu dalam kategori cukup baik, dan siswa sudah mampu menulis puisi sesuai dengan unsur pembangunnya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan menulis puisi siswa dengan adanya penerapan Gerakan Literasi Sekolah sudah cukup baik.