Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Monitoring Vital Sign Secara Real Time dengan Aplikasi WEB Ainil Syafitri; Andrian, Kelvin Andrian
Jurnal SISKOM-KB (Sistem Komputer dan Kecerdasan Buatan) Vol. 7 No. 3 (2024): Volume VII - Nomor 3 - Juni 2024
Publisher : Teknik Informatika, Sistem Informasi dan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47970/siskom-kb.v7i3.677

Abstract

Abstract—Pada umumnya penggunaan alat di rumah sakit untuk mengukur suhu, detak jantung dan saturasi oksigen atau vital sign berdasarkan kamus kesehatan Indonesia masih menggunakan kabel yang melintang di sekitar pasien yang rentan dengan kekurang akuratan pengukuran dikarenakan kabel yang tersenggol ataupun tertarik. Hal ini diperburuk dengan keharusan adanya jadwal rutin pengecekan serta rutinitas pemeriksaan kondisi alat baik sebelum ataupun ketika dipakaikan kepada pasien. Hal ini dapat menimbulkan permasalahan dalam segi waktu yang dibutuhkan oleh tenaga medis untuk menentukan tindakan medis dan penentuan jumlah tetesan untuk pemberian infus yang merupakan pertolongan pertama pada semua kondisi pasien. Seiring berkembangnya teknologi dan semakin bersama dan adanya komplikasi pasien yang memerlukantindakan cepat maka di perlukan suatu system nirkabel wireless untuk memonitoring vital sign pasien secara real time akan memudahkan dan mempercepat tindakan yang harus diambil oleh paramedis pembuatan suatu system monitoring dengan menggunakan atmega 328P yang terhubung dengan aplikasi BLYNK untuk mempersingkat penerimaan data. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan menghasilkan keakuratan kinerja sebesar 82% untuk pengukuran detak jatung, 90% untukpengukuran saturasi oksigen dalam system pegukuran ini masih mengalami delay sebesar 5 detik. Semua hasil pembacaan sensor yang dilakukan pengendali dikirimkan ke server melalui transmisi WiFi ESP8266 yang di bangun dengan menggunakan database MySQL serta tampilan GUI berbentuk aplikasi website yang dibanhun dengan PHP dan HTTP.
Sistem Kendali Single Input-Multi Output Ketinggian Air Bendungan Menggunakan Metode PID Ainil Syafitri; S.A Wibowo; M. Rayhan Zaki
Prosiding Seminar Nasional Universitas Ma Chung (Informatika & Sistem Informasi Bahasa dan Seni
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan meninjau banyaknya manfaat dari bendungan, jika dalam pengelolaan terjadi keteledoran, maka akan menimbulkan permasalahan yang besar bahkan bencana seperti yang sering terjadi saat ini yaitu banjir. Hal ini menjadi permasalaha serius yang harus segera ditangani. Salah satu Upaya yang dapat dilakukan adalah memasang sistem kontrol pada bendungan. Sistem ini akan mengontrol ketinggian air bendungan menggunakan metode PID, dengan menggunakan sensor ultrasonik sebagai pengukur ketinggian air dan servo sebagai aktuator penggerak keran air. Nilai setpoint diinput menggunakan keypad dengan nilai sesuai set point. Kemudian nilai tersebut akan dibaca oleh sensor ultrasonic dan dikirimkan ke arduino uno sehingga mengukur ketinggian air. Arduino uno berfungsi sebagai otak pengendali yang menerima sinyal dari keypad dan sensor ultrasonic dan mengontrol sudut motor servo serta mengatur tampilan pada LCD. Output pengendali keran air dilakukan oleh motor servo untuk mendapatkan ketinggian air sesuai dengan set point. Hasil dari pembacaan sensor beserta nilai set point akan muncul pada LCD.Berdasarkan pengujian dan analisis yang dilakukan, dengan menggunakan Tunning Ziegler- Nichols. Pengendalian ketinggian air bendungan menggunakan 1 input sensor Ultrasonic dan output 2 motor servo diperoleh nilai Kp (78,51), Ki (28,04) dan Kd (54,96). Pengujian dengan metode tanpa PID, Ketinggian air tidak bisa mencapai Setpoint dan membutuhkan waktu 93 detik mencapai ketinggian stabil di 15 cm. Sedangkan dengan metode PID ketinggian air yang di peroleh akan stabil setelah menyentuh nilai Setpoint dalam waktu 110 detik. Respon system menjadi lebih stabil jika menggunakan 2 output pintu air dengan menggunakan metode PID.