Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG BENCANA DENGAN KESIAPSIAGAAN KEPALA KELUARGA MENGHADAPI BENCANA ALAM Nasri, Khairul
Jurnal Ilmiah Wijaya Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Wijaya
Publisher : Wijaya Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan World Health Organization (WHO), menjelaskan bahwa Bencana adalah kejadian yang mengganggu danmengakibatkan rusaknya gangguan ekologis, banyaknya korban jiwa serta pelayanan kesehatan pada skala tertentuyang memerlukan respon dari luar masyarakat atau wilayah yang terkena. Frekuensi kejadian bencana belakangan inisemakin meningkat, terutama di area Asia-Pasifik. Pada tahun 2008, 40% dari total bencana alam di dunia terjadi diAsia dan lebih dari 80% korban bencana alam tersebut tinggal di daerah ini. Tujuan penelitian ini diketahui hubungantingkat pengetahuan tentang bencana dengan kesiapsiagaan kepala keluarga menghadapi bencana alam di Kp. CipatatRT 05 RW 02 Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor. Jenis pada penelitian ini menggunakan penelitian analitikdengan desain cross sectional. Cara pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan teknik total sampling denganjumlah sampel 35 orang. Pengumpulan data diperoleh melalui penyebaran angket berupa kuesioner. Berdasarkan hasilpenelitian diketahui dari 35 responden didapatkan 13 responden (37,1%) memiliki pengetahuan kurang dengankesiapsiagaan kurang baik dalam menghadapi bencana alam. Hasil uji statistik dengan menggunakan kendall’s tau bdidapatkan nilai p value 0,000 yang artinya p value < 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, artinya ada hubungantingkat pengetahuan tentang bencana alam dengan kesiapsiagaan kepala keluarga menghadapi bencana alam di Kp.Cipatat 05/02 Kecamatan Pamijahan Kabupaten Bogor. Hasil dari penelitian ini berharap dapat dijadikan bahanreferensi sebagai bahan study untuk dijadikan bahan perbandingan sekaligus dapat dilakukan pengembanganpenelitian lebih lanjut bagi peneliti lain serta untuk menambah pengetahuan tentang bencana alam dengankesiapsiagaan kepala keluarga dalam menghadapi bencana alam dan sebagai bahan masukan yang bermanfaat bagipetugas kesehatan tentang kesiapsiagaan bencana alam.
Optimalisasi Komunikasi Metode Situation, Background, Assessment, and Recommendation (SBAR) dalam Serah Terima Perawat Situmeang, Widiya Yulian; Handiyani, Hanny; Pujasari, Hening; Afriani, Tuti; Nasri, Khairul
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 2 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v5i2.7878

Abstract

This study aims to optimize the communication of the SBAR method in nurse handover that encourages a culture of patient safety and effective communication. The method used is a pilot study starting from the process of identification, analysis, prioritization of problems, plan of action, implementation, evaluation, and follow-up plan. The results showed that the application of guidelines and Standard Operating Procedures (SPO) with socialization and handover assistance with SBAR method communication had a good effect, as evidenced by the trial application of the guidelines obtained data there was an increase in the percentage of vital sign mentions of 100%, the results of the latest nursing assessment increased to 40%, the delivery of nursing diagnoses and recommendations for further nursing actions by 60%. The hospital organization is in a stage of movement change where after implementation, the Nursing Services Department and the head of the room try to maintain its sustainability and make the organizational culture in the hospital. In conclusion, the activities that have been carried out during the socialization and mentoring process provide a change in behavior and a good mindset for nurses in implementing and cultivating the implementation of handover with SBAR communication in order to realize quality nursing services. Keywords: Communication, SBAR Method, Handover
Optimalisasi Supervisi Kepala Ruangan terhadap Pelaksanaan Handover Marbun, Yusniaty; Afriani, Tuti; Nasri, Khairul; Herawani, Herawani
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 6 No 2 (2024): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v6i2.12975

Abstract

This study aims to design a proposal for improving the supervision of the head of the room in the implementation of handover in the inpatient room of South Jakarta General Hospital. The research method used is a case report. The study's results showed that there was already a 40% improvement, for example, the afternoon handover from 14.00 to 13.45 had started and the morning shift began at 08.00, 40% 07.45 / 07.30. For the completeness of handover nurses between the previous shift and the next shift from 5 rooms, 60% had improved, whereas, before the socialization, it was only 40%. For the completeness of the number of nurses who participated in the handover, The head of the room participated in visiting patients with the team, for the morning shift 80% was realized, and for the afternoon shift 40% was realized. Patients were led to pray, 40% realized. In conclusion, optimization of the head of the room's supervision of the implementation of the handover has a positive impact on improving the quality of health services in the inpatient room of South Jakarta General Hospital. Keywords: Handover, Head of Room, Supervision
Optimalisasi Pendokumentasian Asuhan Keperawatan Wahyuni, Tyas; Hariyati, Rr. Tutik Sri; Kuntarti, Kuntarti; Afriani, Tuti; Nasri, Khairul
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 6 No 2 (2024): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joting.v6i2.13607

Abstract

This study aims to identify and analyze problems in the implementation of freezing documentation using the role and function of freezing management approach, as well as problem-solving options. The research method uses case studies through interviews, observations, problem analysis with fishbone diagrams and then compiling innovations. The results of the study showed that documentation of accommodation in the inpatient room of Hospital X before implementation was 45% and after implementation it became 55%, there was an increase especially in the preparation of the closing diagnosis and protection action plan. In conclusion, the documentation process increased by 10% through the Flipbook SAK (Nursing Care Standards) innovation, this shows that the implementation carried out is quite effective in improving the quality of protection documentation. Keywords: Nursing Management, Nursing Care Documentation, Nursing Care Standards
Optimalisasi Supervisi Retur Obat Dengan Pendekatan Transformasi Digital Di Rumah Sakit Umum Pusat X Jakarta Suryati, Suryati; Afriani, Tuti; Nasri, Khairul
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.37751

Abstract

Optimalisasi supervisi kepala ruangan dalam proses retur obat ke farmasi berperan penting dalam memastikan pengelolaan obat yang efisien, mengurangi kesalahan, dan meningkatkan efektivitas operasional rumah sakit. Seiring dengan perkembangan teknologi digital, transformasi digital menawarkan solusi inovatif dalam mengatasi tantangan retur obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan teknologi digital dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas retur obat. Metode penelitian menggunakan pilot study yang mencakup identifikasi masalah, analisis, penetapan prioritas, penyusunan rencana aksi, implementasi, evaluasi, dan tindak lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem digital dalam retur obat mempercepat proses, mengurangi kesalahan, serta meningkatkan kepuasan pelanggan. Uji coba pada ruangan rawat inap menunjukkan bahwa obat dapat diretur dengan cepat dan akurat. Setelah implementasi, bagian Pelayanan Keperawatan dan kepala ruangan berupaya mempertahankan sistem ini sebagai budaya organisasi rumah sakit. Sosialisasi dan pendampingan dalam penerapan digitalisasi retur obat juga mengubah perilaku serta pola pikir perawat dalam pengelolaan retur obat. Diharapkan adanya komitmen bersama antara farmasi dan staf keperawatan untuk terus mendukung sistem digital ini guna mencapai efisiensi dan efektivitas yang berkelanjutan dalam pengelolaan retur obat di rumah sakit.
Optimalisasi pelaksanaan journal reading di instalasi gawat darurat melalui pendekatan kotter’s 8-step change model Silitonga, Ester Mutiara Indah; Hariyati, Roro Tutik Sri; Afriani, Tuti; Wildani, Andi Amalia; Nasri, Khairul
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 10 (2025): Volume 19 Nomor 10
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i10.1662

Abstract

Background: The Emergency Department of Hospital X Jakarta faces challenges in developing nurses' critical thinking skills, influenced by time constraints and high workloads. One potential strategy to support nurses' continuous professional development is through structured journal reading activities. However, this activity has not been optimally implemented due to the lack of systematic and documented implementation guidelines. Purpose: To optimize the implementation of journal reading in the emergency department using Kotter's 8-Step Change Model. Method: A case study approach with management function analysis covering the stages of planning, organizing, directing, implementing, and Fish Bone analysis. The framework uses Kotter's 8-step change model approach. The activity was carried out at the Emergency Room of Hospital X Jakarta on June 19–28, 2025. Results: There was an increase in knowledge scores on 80% of the items after the socialization, although challenges still occurred in selecting appropriate articles. The socialization was conducted in a hybrid manner with the participation of 44 nurses and generated positive responses to the existence of Standard Operating Procedures (SOPs). Monitoring of nurses showed an increase in understanding and ability to conduct journal reading according to the guidelines. Conclusion: Implementation of the SOP socialization for journal reading has been proven to improve the quality of journal-based learning. Suggestion: Further mentoring and integration of SOPs into cross-unit nursing professional development programs are needed.   Keywords: Emergency Department; Journal Reading; Kotter's 8-Step Change Model Approach.   Pendahuluan: Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit X Jakarta menghadapi tantangan dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis perawat, dipengaruhi oleh keterbatasan waktu dan tingginya beban kerja. Salah satu strategi yang potensial untuk mendukung pengembangan profesional berkelanjutan perawat adalah melalui kegiatan journal reading yang terstruktur. Namun, kegiatan ini belum terlaksana secara optimal karena belum adanya acuan pelaksanaan yang sistematis dan terdokumentasi. Tujuan: Untuk mengoptimalisasi pelaksanaan journal reading di instalasi gawat darurat melalui pendekatan kotter’s 8-step change model. Metode: Pendekatan studi kasus dengan analisa fungsi manajemen yang meliputi tahapan perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pelaksanaan, serta analisa Fish Bone.  Kerangka kerja menggunakan pendekatan kotter’s 8-step change model. Kegiatan dilaksanakan di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit X Jakarta pada tanggal 19–28 Juni 2025. Hasil: Terdapat peningkatan skor pengetahuan pada 80% butir soal setelah sosialisasi, meskipun masih ditemukan kendala pada pemilihan artikel yang tepat. Sosialisasi dilakukan secara hybrid dengan partisipasi 44 perawat, dan menghasilkan tanggapan positif terhadap keberadaan Standar Prosedur Operasional (SPO). Monitoring terhadap perawat pelaksana menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan dalam melakukan journal reading sesuai panduan. Simpulan: Implementasi sosialisasi SPO journal reading terbukti meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis jurnal. Suggestion: Diperlukan pendampingan lanjutan serta integrasi SPO dalam program pengembangan profesional keperawatan lintas unit.   Kata Kunci: Instalasi Gawat Darurat; Journal Reading; Pendekatan Kotter’s 8-Step Change Model.