Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMETAAN KOMPONEN DAN POLA KONEKTIVITAS SOCIAL-ECOLOGICAL SYSTEM (SES) PERIKANAN LAYANG (Decapterus Spp) DI KEPULAUAN BANDA NEIRA Wongsopatty, Karto
MUNGGAI : Jurnal Ilmu Perikanan dan Masyarakat Pesisir Vol 10 No 01 (2024): MUNGGAI: Jurnal Ilmu Perikanan dan Masyarakat Pesisir
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Banda Naira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62176/.v10i01.364

Abstract

Perikanan layang merupakan suatu kegiatan perikanan yang memanfaatkan sumberdaya ikan pelagis kecil ikan layang yang mempunyai nilai ekonomi yang cukup tinggi dalam kegiatan perikanan tangkap. Pendekatan Social-Ecological System (SES) sangat penting dilakukan untuk melihat pola hubungan antar pihak di dalam sebuah sistem perikanan Penelitian ini dilaksakan pada bulan Maret-Oktober 2022 yang berlokasi di Banda Neira. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan komponen serta pola konektivitas SES perikanan layang. Analisis yang digunakan yaitu Social-Ecological Network Analysis (SENA). Hasil penlitian menunjukan bahwa variable paling penting dalam jaringan konektifitas adalah pihak nelayan (NLY) dengan nilai 7, pada kekuatan hubungan yang paling tinggi yaitu antara variable nelayan (NLY) dengan fishing activity (FA). Sementara itu pada analisis kluster terdapat 7 pengelompokan yang memiliki kedekatan hubungan di dalam jaringan.
THE SIGNIFICANCE OF COASTAL YOUTH EDUCATION IN THE DEVELOPMENT OF MANGROVE ECOTOURISM THROUGH P.A.R. STRATEGY FOR THE CONSERVATION OF API MOUNT COASTAL RESOURCES, BANDA ISLANDS Restiani, Restiani; Ohorella, Munira; Wongsopatty, Karto
Erudio Journal of Educational Innovation Vol 13, No 1 (2026): Erudio Journal of Educational Innovation
Publisher : Faculty of Administrative Science, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mangrove ecotourism development is a strategic effort to maintain coastal ecosystem sustainability while improving local community welfare in areas with high ecological potential but embryonic managerial systems. This study aims to analyze the condition of the mangrove ecosystem and tourism management, identify key challenges, and formulate sustainable development strategies in Kalombo District, Nusantara Village, Banda District, Central Maluku Regency. This research employed a qualitative descriptive approach using the Participatory Action Research (PAR) method. Data were collected through observation, in-depth interviews with 35 purposively sampled respondents, questionnaires, and Focus Group Discussions (FGD). Data analysis followed the interactive model of Miles, Huberman, and SaldaƱa. Results indicate that the ecosystem is well-preserved with seven major mangrove species, yet management faces challenges such as weak institutional structures, limited human resource capacity, and minimal educational infrastructure. Development strategies were formulated based on S.M.A.R.T. principles, focusing on strengthening permanent institutions, community training, and integrating conservation with the local economy. In conclusion, the success of this ecotourism depends on transforming the community into independent management actors through community-based empowerment.