Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Karakteristik Pasien Malformasi Anorektal Nurlan, Nurlan; Widjoyo, Widjoyo; Arif, Ilham
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11897

Abstract

Anorectal Malformations (ARMs) merupakan suatu kelainan kongenital langka yang dominan pada laki-laki dengan angka kejadian 1:5000 kejadian pada bayi baru lahir. Literatur ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien malformasi anorektal. Metode yang digunakan yaitu literature review dengan desain Narrative Review. Hasil yang didapatkan pada lietratur ini yaitu terdapat 11 artikel yang didapatkan dengan batasan dari tahun 2018 – 2023 dan sudah dilakukan analisis mendalam kekuatan dan keterbatasan masing-masing artikel mengenai karakteristik pasien malformasi anorektal, 10 artikel menyebutkan karakteristik pasien malformasi anorektal berdasarkan jenis kelamin, 1 artikel hanya menyebutkan prevalensi kejadian malformasi anorektal. Pemahaman tentang patogenesis dan patofisiologi malformasi akan membawa klinisi tidak terlewat dalam skrining awal bayi baru lahir. Kesimpulan dari literatur ini, karakteristik pasien malformasi anorektal terbanyak adalah jenis kelamin dan yang paling banyak laki-laki.
PERBANDINGAN PENENTUAN BILANGAN IODIN PALM OIL DENGAN DAN TANPA KATALIS NATRIUM ASETAT Elizarni, Elizarni; Nurlan, Nurlan
JURNAL ILMIAH TEKNOLOGI INDSUTRI (SAINTI) Vol 14, No 2 (2017): VOL 14 NO 2 DESEMBER 2017
Publisher : Politeknik ATI Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52759/sainti.v14i2.265

Abstract

Iodine value is the number of grams of Iodide absorbed by 100 grams of oil, is one of the quality standards of palm oil. Determination of Iodine value is done by titration of iodometri (Wi's method) with or without Sodium Acetate solution catalyst. The addition of a catalyst for the acceleration of the reaction so that the analysis time is more efficient. The test sample consisted of RBDPO, RBDPS, Cooking Oil IV 56, Cooking Oil IV 57, Cooking Oil IV 58, Cooking Oil IV 59, Cooking Oil IV 60. Results of Iodine Numeral analysis with and without catalyst for RBDPO samples were 52.24 and 52.35, RBDPS samples were 33.18 and 33.24, Cooking Oil IV 56 samples were 56.02 and 56.09, Cooking Oil IV 57 samples were 57.28 and 57.34, Cooking Oil IV 58 samples of 58.00 and 58.10, Cooking Oil sample 59 that is 59.17 and 59.21, sample of Cooking Oil IV 60 that is 60.42 and 60.46. The test results of each sample showed no significant differences with standard iodine numbers. T Test is performed for determination of data acquisition of Iodine number acceptable or not. T test result of Iodine number using catalyst and without catalyst of RBDPO sample obtained t0<ttable that is 1.947<2.015 and sample RBDPS 1.924<2.015 so that method obtained can be accepted (valid).
Analisis Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah di Bank Muamalat Kantor Cabang Gorontalo Nurlan, Nurlan; Usman, Usman; Badu, Ronald S.
Jurnal Mahasiswa Akuntansi Vol 2 No 3 (2023): JAMAK: Jurnal Mahasiswa Akuntansi (Desember)
Publisher : Program Studi S1 Akuntansi Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37479/jamak.v2i3.109

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjawab faktor penyebab pembiayaan bermasalah dan bagaimana strategi penyelesaian pembiayaan bermasalah di Bank Muamalat Kantor Cabang Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data penelitian menggunakan data primer. Data primer diperoleh dari observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan penyebab pembiayaan bermasalah yaitu dari nasabah yang menyalahgunakan pembiayaan yang diberikan. Masalah finansial yang dialami pada nasabah disebabkan oleh nasabah yang masih ingin menambah jumlah pembiayaan di bank lain serta nasabah sudah mengalami kelebihan pembiayaan yang dimana jumlah dana yang dipergunakan lebih besar dari kebutuhannya. Strategi dalam menyelesaikan pembiayaan bermasalah yang digunakan pihak Bank Muamalat yaitu memberikan restrukturisasi namun ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan yaitu nasabah mengalami masalah yang tak terduga seperti terjadinya covid-19 ataupun terjadinya bencana alam serta tergantung juga usaha nasabah masih berjalan dengan lancar dan sumber pengembaliannya normal, maka bisa diberikan restrukturisasi. Bank Muamalat juga memiliki cara tersendiri dalam penyelesaian pembiayaan bermasalah yaitu mengundang nasabah untuk melakukan musyawarah.