Nurhanifah , Nurhanifah
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Humas Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri (Ptain) dalam Pencitraan Organisasi (Studi Komparatif UIN-SU dan UIN Jakarta) Nurhanifah , Nurhanifah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.12866

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen humas perguruan tinggi agama islam negeri (ptain) dalam pencitraan organisasi (studi komparatif uin-su dan uin jakarta). Metode yang digunakan yaitu kualitatif komparatif. Adapun hasil penelitian yaitu : 1. Perencanaan Humas Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri dalam Pencitraan Organisasi (Studi Komparatif UIN-SU dan UIN-Jakarta Dan UIN- Jakarta ) , Dalam hal ini ada ada perbedaan Perencanaan yang telah dibuat oleh Humas UIN-SU belum menghasilkan bukti kinerja yang mendukung visi dan misi niversitas. Namun demikian, upaya Humas UIN-SU untuk bekerja secara maksimal sudah dilakukan dengan memanfaatkan dukungan dan sumber daya yang ada sementara Humas UIN-Jakarta memprioritaskan perencanaan program kerja yang mendukung visi dan misi universitas. 2. Perbandingan Persepsi Pimpinan tentang Peran Penting Humas Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri dalam Pencitraan Organisasi (Studi Komparatif UIN-SU dan UINJakarta. Dalam konteks perencanaan program kerja, terdapat perbedaan yang mencolok antara Program Kerja Humas UINSU dan UIN-Jakarta. Terdapat banyak sekali perbedaan antara Humas UIN-SU dengan Humas UIN-Jakarta, terutama dalam hal pelaksanaan program kerja. Humas UIN-Jakarta lebih terdepan dan lebih siap dalam menjalankan program kerja. Dapat dikatakan bahwa Humas UIN-Jakarta sudah lebih mapan dan profesional. 3. hambatan Humas Perguruan Tinggi Agama Islam Negeri dalam Pencitraan Organisasi (Studi Komparatif UIN-SU dan UIN-Jakarta. Berbeda halnya dengan Humas UIN-Jakarta. Walaupun Humas UIN-Jakarta masih membutuhkan penambahan SDM, namun sejauh ini mereka mampu menjalankan tanggung jawabnya dengan optimal. Kebutuhan untuk menambah jumlah tenaga Humas semata-mata untuk bisa menjangkau lebih luas untuk seluruh pekerjaan Humas di kampus.