Siburian, Gutser
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Konseptual Landasan Pendidikan dalam Konteks Pembangunan Pendidikan Berkelanjutan Siburian, Gutser
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13150

Abstract

Pendidikan berkelanjutan adalah pendekatan yang krusial dalam rangka mencapai pembangunan berkelanjutan di seluruh dunia. Studi ini menyajikan analisis konseptual mengenai landasan pendidikan dalam konteks pembangunan pendidikan berkelanjutan. Melalui tinjauan terhadap konsep dan teori terkait, Studi ini merinci bagaimana pendidikan menjadi fondasi penting dalam pembangunan berkelanjutan. Juga membahas faktor-faktor kunci yang membentuk landasan pendidikan yang berkelanjutan, termasuk inklusivitas, aksesibilitas, kurikulum berkelanjutan, partisipasi masyarakat, dan kesadaran lingkungan. Selain itu, studi ini menyoroti tantangan dan hambatan yang perlu diatasi dalam mewujudkan pendidikan berkelanjutan. Tantangan-tantangan ini mencakup ketidaksetaraan akses, ketidaksetaraan pendidikan, kurikulum yang kurang relevan, serta kurangnya partisipasi masyarakat. Studi ini juga menyoroti pentingnya penggunaan teknologi dan inovasi dalam pendidikan berkelanjutan. Dalam rangka mencapai pembangunan pendidikan berkelanjutan, studi ini menekankan perlunya kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, masyarakat sipil, dan sektor swasta. Terakhir, studi ini menyimpulkan bahwa pendidikan berkelanjutan harus menjadi landasan kuat bagi pembangunan berkelanjutan secara keseluruhan dan bahwa perubahan dalam sistem pendidikan harus didorong oleh komitmen bersama untuk keadilan sosial, kesetaraan, dan pelestarian lingkungan.
Analisis Kebijakan Remunerasi Guru Honorer Siburian, Gutser
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan remunerasi guru honorer dan dampaknya terhadap kinerja dan kesejahteraan mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa studi literature dimana sumber informasi yang dipakai berasal dari artikel, jurnal, dan lain sebagainya yang relevan dengan tema yang diangkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remunerasi yang diterima oleh guru honorer bervariasi dan sering kali tidak memadai untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka. Hal ini berdampak negatif pada motivasi dan kinerja mereka dalam mengajar. Guru yang menerima remunerasi lebih tinggi menunjukkan tingkat kepuasan kerja yang lebih baik dan kinerja yang lebih optimal. Selain itu, kebijakan remunerasi yang ada masih belum sepenuhnya diimplementasikan dengan baik, sering kali terhambat oleh keterbatasan anggaran dan birokrasi yang kompleks. Rekomendasi yang dihasilkan dari penelitian ini meliputi peningkatan anggaran untuk remunerasi guru honorer, penyederhanaan prosedur birokrasi, dan pemberian insentif tambahan berdasarkan kinerja. Implementasi kebijakan remunerasi yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan kinerja guru honorer, serta kualitas pendidikan secara keseluruhan.
Analisis Kebijakan Remunerasi Guru Honorer Siburian, Gutser
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan remunerasi guru honorer dan dampaknya terhadap kinerja dan kesejahteraan mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa studi literature dimana sumber informasi yang dipakai berasal dari artikel, jurnal, dan lain sebagainya yang relevan dengan tema yang diangkat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remunerasi yang diterima oleh guru honorer bervariasi dan sering kali tidak memadai untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka. Hal ini berdampak negatif pada motivasi dan kinerja mereka dalam mengajar. Guru yang menerima remunerasi lebih tinggi menunjukkan tingkat kepuasan kerja yang lebih baik dan kinerja yang lebih optimal. Selain itu, kebijakan remunerasi yang ada masih belum sepenuhnya diimplementasikan dengan baik, sering kali terhambat oleh keterbatasan anggaran dan birokrasi yang kompleks. Rekomendasi yang dihasilkan dari penelitian ini meliputi peningkatan anggaran untuk remunerasi guru honorer, penyederhanaan prosedur birokrasi, dan pemberian insentif tambahan berdasarkan kinerja. Implementasi kebijakan remunerasi yang lebih baik diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan kinerja guru honorer, serta kualitas pendidikan secara keseluruhan.