Kesehatan kejiwaan saat ini masih menjadi permasalahan bagi bidang kesehatan di seluruh dunia. Ada 15 jenis kesehatan kejiwaan yang sering dijumpai yaitu gangguan kecemasan, gangguan mood, Skizofrenia, gangguan psikotik, control impuls, gangguan makan, Obsessive-Compulsive Disorder (OCD), gangguan kepribadian, Tourette Syndrome, Psikosomatik, Factitious, Disosiatif, Stress Pasca-Trauma (PTSD), Depresi, Attention Deficit Hyperactive Disorder (ADHD).Berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskedas) menunjukkan prevalensi gangguan jiwa berat nasional sebesar 1,7 per mil, yang artinya 1-2 orang dari 1000 penduduk Indonesia mengalami gangguan jiwa. Prevalensi penduduk yang mengalami kesehatan kejiwaan emosional secara nasional pada tahun 2013 sebesar enam persen (37.728 orang dari subjek yang dianalisis). Angka bunuh diri di Indonesia juga terus meningkat. Adapun kejadian bunuh diri tertinggi berada pada kelompok usia 15 – 25 tahun. Fenomena bunuh diri di Indonesia meningkat pada kelompok masyarakat yang rentan terhadap sumber tekanan psikososial yaitu pengungsi, remaja, dan masyarakat sosial ekonomi rendah. Naïve Bayes Classifier merupakan metode pengklasifikasian dengan menggunakan metode probabilitas dan statistik. Menurut ilmuwan Inggris Thomas Bayes, Teorema Bayes yaitu klasifikasi yang memprediksi peluang di masa depan berdasarkan pengalaman di masa sebelumnya. Ciri utama dari Naïve Bayes Classifier ini adalah asumsi yang sangat kuat (naïf) akan independensi dari masing-masing kondisi / kejadian.Naive Bayes Classifier bekerja sangat baik dibanding dengan model classifier lainnya. Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam rangka mencapai tujuan penelitian. Pada penelitian ini, saya menggunakan data yang diambil dari RSJ Pesawaran namun nama dari pasien tersebut akan disamarkan.Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2023 sampai Juni 2023Teknik pengumpulan data yang Digunakan menggunakan Referensi dan Studi Literature.