This Author published in this journals
All Journal Badamai Law Journal
Karlina, Tiara
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Teknologi Blockchain dalam Penyimpanan Protokol Notaris Karlina, Tiara
Badamai Law Journal Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Program Magister Hukum Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32801/damai.v9i1.19794

Abstract

Sehubungan berkembangnya di era digitalisasi teknologi informasi yang sangat pesat membuat perubahan dalam penyimpanan arsip dari konvensional kedalam digitalisasi.penyimpanan protocol Notaris oleh notaris bertujuan untuk memastikan keberlangsungan yuridis dari akta Notaris sebagai yang kuat bagi para pihak. penerapan penyimpanan protokol dalam konsep cyber notary penyimpanan produk teknologi blockchain salah satu solusi dalam menghadapi tantangan pada penyimpanan digital. Notaris bisa menggunakan blockchain yang bersifat private. yang menjadi permasalahan penerapan teknologi blockchain masih belum diatur ecara khusus dalam Undang-Undang Jabatan Notaris selain itu juga bagaimana teknologi blockchain ini dapat diimplementasikan dalam penyimpanan protokol notaris serta resiko apa yang timbul dari penerapan teknologi blockchain dalam penyimpanan protokol notaris. metode yang digunakan penelitian hukum normative dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual penelitian ini juga bersifat perspektif .hasil dari penelitian ini adalah Penyimpanan protokol notaris secara elektronik atau digital sangat penting untuk diimplementasikan karena dengan cara ini, notaris dapat menjalankan kewajibannya dalam menyimpan dokumen-dokumen dengan lebih aman, efektif, dan efisien Namun implementasi teknologi ini masih dihadapkan pada beberapa kendala, terutama karena belum adanya undang-undang dan peraturan yang secara khusus mengatur tentang penyimpanan protokol secara digital atau elektronik yang kedua reiko yang perlu diperhatikan mencakup potensi serangan siber yang dapat mengancam keamanan data, risiko terpapar virus, kemungkinan peretasan yang dapat mengganggu integritas sistem, serta masalah privasi data yang memerlukan perlindungan tambahan Blockchain juga dapat menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan, mengingat adanya kebutuhan akan infrastruktur dan perawatan yang diperlukan untuk menjaga sistem berjalan dengan lancar